Limapuluh Kota, Dekadepos.id
Sejumlah Kepala Dinas di lingkungan Pemerintah Kabupaten Limapuluh Kota diganti oleh Bupati Limapuluh Kota, Safni. Selain sejumlah kepala Dinas/OPD (Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama) yang diganti, juga ikut dilantik sejumlah Pejabat Administrator, Pejabat Pengawasan dan Pejabat Fungsional.
Pelantikan dan pengambilan sumpah Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama itu dilakukan Jumat pagi 31 Oktober 2025 di kawasan pertanian di Jorong Tanjuang Ateh Nagari Taram Kecamatan Harau.
Ada sejumlah nama atau jabatan yang banyak ditunggu masyarakat, terkait siapa yang akan diganti oleh Bupati Safni yang telah menjabat selama delapan bulan itu. Terutama kepala OPD atau jabatan Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama.
Mereka yang diganti diantaranya, Kadis Pekerjaan Umum (PU), Nofriadi “Nono” Syukri dipindah ke Dinas Lingkungan Hidup (LH), Afri Efendi yang sebelumnya menjabat Kadis Pendidikan dipindah ke Dinas Arsip dan Pustaka, Kadis Kesehatan, Yulia Masna dipindah jadi Staff Ahli serta Sukrianda yang juga dipindah jadi Staf ahli dari jabatan sebelumnya Kadis Pariwisata.
” Sengaja kita lakukan pelantikan di lahan pertanian dan pemukiman masyarakat ini agar bapak/ibu merasakan terik panas yang selama ini dirasakan oleh masyarakat, sebab selama ini pelantikan dilakukan didalam ruangan ber ac,”ucap Bupati.
Bupati juga mengatakan, selain agar bisa merasakan apa yang dirasakan oleh masyarakat, pelantikan yang tidak biasa dilakukan di kawasan pertanian itu juga merupakan wujud dukungan ketahanan pangan Pemerintah Daerah terhadap program Pemerintah Pusat.
” Ini wujudkan dukung ketahanan pangan Pemerintah Pusat atau Presiden. Pelantikan hari ini tidak sepeserpun menggunakan anggaran APBD, ini murni gotong-royong, saya perintahkan yang dilantik untuk membawa nasi menghemat anggaran,”tambahnya.
Selain tiga pejabat itu yang dipindahkan, beberapa nama lainnya, Alfian (Pemadam Kebakaran) dipindah jadi Asisten 1, Mantan Kepala Badan Keuangan (BK), Win Hariadi dipercaya menjabat Asisten 3, Adrian Wahyudi yang sebelumnya menjabat Kepala BKP-SDM pindah tugas jadi Staf Ahli.
Sementara mantan Kepala DPM-PTSP, Aneta Budi diberikan jabatan baru sebagai Sekretaris Dewan (Sekwan) DPRD Kabupaten Limapuluh Kota, mantan Asisten 3, Ahmad Zuhdi Perama diberikan jabatan baru menggantikan Win Hariadi sebagai Kepala Badan Keuangan (BK), Mantan Kasat Pol-PP, Dedi Permana menjabat Kepala Kesbangpol.

Rahmadinol yang sebelumnya menjabat Kalaksa BPBD, pindah tugas jadi Kasat Pol-PP, jabatan Kadis Kominfo kembali dipercayakan kepada Feri Cofa yang sebelumnya juga pernah menjabat dijabatan yang sama, Dafli dipercayakan menggantikan posisi yang ditinggal Aneta Budi, Fidria Pala yang sebelumnya merupakan Sekwan DPRD dipindah jadi Kadis Damkar dan Penyelamatan, Posisi Kadis Perdagangan dijabat Hendra Azmar, sementara Rahmat Hidayat yang sebelumnya menjabat Kadis Perdagangan kini menjabat Kadis DPM-DN yang ditinggal Hendra Amzar, Elsiwa Fajri Pariwisata sebelumnya menjabat Kepala Badan Kesbangpol pindah tugas jadi Kadis Pariwisata.
Prosesi pelantikan sejumlah Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama, Pejabat Administrator, Pejabat Pengawasan serta Pejabat Fungsional yang berlangsung di ruang terbuka di Jorong Tanjuang Ateh Nagari Taram, Kecamatan Harau, Jum’at pagi (31/10/2025) kegiatannya benar-benar sensasional namun berlangsung hikmat.
Betapa tidak, dihadapan ratusan pejabat yang dilantik disaksikan Forkopimda, Ketua DPRD Kabupaten Limapuluh Kota, Doni Ikhlas dan sejumlah anggota DPRD setempat, seluruh Walinagari termasuk Camat se Kabupaten Limapuluh Kota, serta tokoh masyarakat dan puluhan aparat dari berbagai dinas dan instansi serta sejumlah wartawan, Bupati Safni Sikumbang pada awal pembuka pidatonya menyampaikan kalimat puji-pujian sekaligus apresiasi yang sangat tinggi untuk Defrianto Ifkar.

BUPATI HARAPKAN DUKUNGAN BANGUN DAERAH
Ada hal yang cukup menarik dalam Prosesi pelantikan sejumlah Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama, Pejabat Administrator, Pejabat Pengawasan serta Pejabat Fungsional yang digelar perdana oleh Bupati Safni setelah delapan bulan menjabat Kepala Daerah.
Dihadapan ratusan pejabat yang dilantik disaksikan Forkopimda, Ketua DPRD Kabupaten Limapuluh Kota, Doni Ikhlas dan sejumlah anggota DPRD setempat, seluruh Walinagari termasuk Camat se Kabupaten Limapuluh Kota, serta tokoh masyarakat dan puluhan aparat dari berbagai dinas dan instansi serta sejumlah wartawan, Bupati pada awal pembuka pidatonya menyampaikan kalimat puji-pujian sekaligus apresiasi yang sangat tinggi untuk Defrianto Ifkar.
Defrianto Ifkar yang segitunya dipuja-puji oleh Bupati Kabupaten Limapuluh Kota, Safni Sikumbang ternyata sosok tokoh yang mendapat apresiasi tinggi dari orang nomor satu di Kabupaten Limapuluh Kota itu, dia adalah mantan Walinagari Taram, Kecamatan Harau, yang kini mendapat amanah sebagai wakil rakyat di DPRD Kabupaten Limapuluh Kota.
” Kami mendapat informasi, bahwa lapangan terbuka seluas 1,2 hektar tempat kita melangsungkan acara pelantikan pejabat ini, ternyata hibah dari Bapak Defrianto Ifkar, anggota DPRD Kabupaten Limapuluh Kota,” ungkap Bupati.

Menurut Bupati Safni Sikumbang, saat ini tidak banyak ditemukan di daerah ini orang-orang yang mau menghibahkan tanahnya untuk kepentingan masyarakat.
“Jika di Kabupaten Limapuluh Kota masih ada ditemukan tokoh masyarakat seperti Bapak Defrianto Ifkar yang telah bermurah hati dan mau mengorbankan harta bendanya untuk kepentingan masyarakat guna membangun daerah ini, tentu kita patut berterima kasih. Dan kita yakin, jika ada tokoh masyarakat seperti yang dilakukan Bapak Defrianto Ifkar, tentu daerah Kabupaten Limapuluh Kota akan maju dan berkembang dan ekonomi masyarakatnya akan lebih baik dan sejahtera, ” ucapnya.
Diakui Bupati, untuk membangun daerah ini, kita sangat membutuhkan hadirnya sosok Defrianto Ifkar lainnya di Kabupaten Limapuluh Kota.
” Percayalah, tanpa dukungan dan dorongan para tokoh masyarakat, seperti halnya yang telah dilakukan Bapak Defrianto Ifkar yang rela menghibahkan tanahnya untuk kepentingan masyarakat dan daerah, tentu daerah kita sulit berkembang,” ujarnya
Intinya, ulas Bupati Safni Sikumbang, membangun daerah ini sangat dibutuhkan kebersamaan dan dukungan serta hadirnya orang-orang hebat termasuk pejabat-pejabat hebat yang telah dilantik pada hari ini.
Dengan arti lain, ujar Bupati Safni Sikumbang, kalau pembangunan daerah ini hanya mengandalkan Bupati yang hanya memiliki ijazah “Paket C” ini, tentu daerah ini akan sulit berkembang apalagi dengan kondisi keuangan daerah yang tengah menghadapi masa sulit karena efisiensi anggaran.
Pada kesempatan tersebut Bupati Safni Sikumbang mengetuk hati tokoh masyarakat Kabupaten Lima puluh Kota, anggota DPRD Kabupaten Limapuluh Kota termasuk hati aparat Pemkab Limapuluh Kota, baik yang baru saja dilantik dan pegawai yang kini mengabdi di lingkungan Pemda Kabupaten Limapuluh Kota untuk bersama-sama membangun daerah ini agar kondisi ekonomi masyarakatnya lebih baik.
Terkait adanya puji-pujian yang disampaikan Bupati Safni Sikumbang untuk Defrianto Ifkar yang telah bersedia menghibahkan tanahnya untuk kepentingan masyarakat dan daerah ini, tentunya bukan pertamakali terima mantan Walinagari Taram itu.
Artinya, setahun lalu, saat Defrianto Ifkar menyerahkan sertifikat tanah miliknya seluas 11.085 meter persegi untuk masyarakat Nagari Taram yang dihadiri Bupati Limapuluh Kota Safaruddin Dt. Bandaro Rajo, juga memuji langkah mulia Defrianto Ifkar sebagai bentuk kepedulian terhadap pembinaan generasi muda dan peningkatan ekonomi masyarakat di Nagari Taram.
“Pak Def adalah panutan bagi masyarakat Limapuluh Kota, khususnya Nagari Taram. Hibah tanah ini tidak hanya mendukung pembinaan generasi muda tetapi juga membuka peluang ekonomi melalui berbagai kegiatan yang dapat diselenggarakan di masa depan,” ujar Bupati Safaruddin Dt. Bandaro Rajo saat berlangsungnya penyerahan sertifikat sebagai hibah untuk Pemerintahan Nagari Taram.
Defrianto Ifkar yang dihubungi, Jum’at sore (31/10/2025) menyatakan bahwa, hibah tanah untuk masyarakat Nagari Taram itu merupakan bentuk dedikasi keluarganya kepada masyarakat.
“Ini adalah impian bersama untuk memiliki fasilitas umum yang tidak hanya menjadi pusat olahraga tetapi juga mendukung perekonomian masyarakat menuju Indonesia Emas 2045,” ungkap mantan Wali Nagari Taram yang pernah mendapatkan penghargaan dan apresiasi atas Praktik Pencegahan Korupsi dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Republik Indonesia ini. (Edw)















