Limapuluh Kota, Dekadepos.id
Pemerintah pusat melalui Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyalurkan bantuan bagi daerah di Kabupaten Limapuluh Kota yang terdampak berbagai bencana alam yang terjadi beberapa waktu lalu. Bantuan yang dibawa menggunakan helikopter diturunkan di lapangan atau GOR Singa Harau Nagari Sarilamak Kecamatan Harau, Kamis pagi 4 Desember 2025.
Bantuan yang sebelumnya juga dibawa menggunakan mobil itu juga telah sampai di gudang BPBD Kabupaten Limapuluh Kota di Ex. Kantor Bupati Limapuluh Kota di Jalan Jenderal Sudirman Pusat Kota Payakumbuh.
Diantara bantuan itu, Sembako, Makanan siap saji, Hygene Kit, Family Kita, Selimut, Matras, Sepatu Boots, Chainsaw, HT, Genset serta Starlink.
Jumlah bantuan yang diberikan cukup banyak, yakni 200 paket sembako, 200 punch makanan siap saji, Hygene 100 paket, selimut dan matras masing-masing 100 buah.
Bupati Limapuluh Kota, Safni didampingi Wakil Bupati Limapuluh Kota Ahlul Badrito Resha menerima secara resmi bantuan yang diserahkan oleh Rudy Supriyadi, Penata Penanggulan Bencana Ahli Madya BNPB di Posko Komando Tanggap Darurat di depan Kantor BPBD Kabupaten Limapuluh Kota di Ex. Kantor Bupati Limapuluh Kota.
Selain Bupati dan Wakil Bupati, juga hadir Kepala Kantor Kesbangpol, Deddy Permana, Plt. Kepala BPBD Kabupaten Limapuluh Kota Arie Kurniawan dan sejumlah kepala OPD dalam proses serah terima bantuan itu.
SELAIN SERAHKAN BANTUAN, HELIKOPTER CEK RUTE
Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Limapuluh Kota kepada wartawan mengatakan bahwa kedatangan helikopter selain membawa bantuan untuk korban bencana alam di Kabupaten Limapuluh Kota, juga untuk melakukan pemeriksaan atau cek rute.
” Iya betul, sudah mendarat tadi satu buah helikopter di Singa Harau dan kita sudah menerima bantuan. Tadi dari pimpinan rombongan menyampaikan bahwa sebetulnya kegiatannya ada cek rute. Nantinya cek rute akan jadi pertimbangan bagi pemerintah pusat atau pihak terkait untuk menentukan bantuan berikutnya,”ucap Sekda Kabupaten Limapuluh Kota, Herman Azmar kepada wartawan di GOR Singa Harau.
Sekda juga menambahkan, hingga saat ini jalan, terutama di Jorong Aia Angek Nagari Koto Tinggi Kecamatan Gunung Omeh yang sebelumnya terban dan bergerak telah bisa dilalui.
” Kalau jalan, kita telah bisa melalui dan sampai ke lokasi, terutama Aia Angek yang banyak korban mengungsi akibat longsor dan tanah bergerak. Kemudian kondisinya, pengungsi masih bertahan.”tutupnya. (Edw)















