Scroll untuk baca artikel
AdvetorialBeritaPemerintahan

Berhasil Yakinkan Pemerintah Pusat dan Anggota DPR RI, Bupati Safni Sikumbang Bawa Pulang “Kue” Pembangunan untuk Kabupaten Limapuluh Kota

×

Berhasil Yakinkan Pemerintah Pusat dan Anggota DPR RI, Bupati Safni Sikumbang Bawa Pulang “Kue” Pembangunan untuk Kabupaten Limapuluh Kota

Sebarkan artikel ini

HAMPIR Delapan bulan menjabat Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Limapuluh Kota untuk periode 2025-2030, pasangan Bupati dan Wakil Bupati Safni Sikumbang-Ahlul Badrito Resha yang populer dengan julukan “SAKATO” terpantau gigih bolak-balik Payakumbuh-Jakarta melobbi Pemerintah Pusat melalui beberapa Kementerian termasuk anggota DPR RI meminta “kue” pembangunan untuk daerah yang kini sedang dipimpinnya.

Ternyata, kegigihan Bupati Safni Sikumbang melobbi Pemerintah Pusat termasuk anggota DPR RI, mulai membawa angin segar untuk Kabupaten Limapuluh Kota.

Advertisement
Scroll kebawah untuk lihat konten

Setidaknya, pada tahun 2025, sejumlah bantuan untuk mendukung ekonomi masyarakat lewat program pembangunan sektor pertanian berupa bibit tanaman termasuk dukungan sarana alat mesin pertanian (Alsintan) serta program pembangunan penunjang berupa infrastruktur fisik untuk Daerah Irgasi (DI) bernilai ratusan milliar rupiah, berhasil dibawa pulang ke kampung halaman Kabupaten Limapuluh Kota oleh Bupati Safni Sikumbang.

Bahkan, dalam banyak pertemuan bersama tokoh masyarakat termasuk dengan kalangan elit dan anggota DPRD Kabupaten Limapuluh Kota, orang nomor satu di Kabupaten Limapuluh Kota ini bercerita panjang lebar terkait kegigihannya berjuang untuk mendapatkan “kue” pembangunan dari Pemerintah Pusat, baik melalui sejumlah Kementrian maupun lewat anggota DPR RI.

” Sepertinya tak sia-sia. Bolak-balik dari daerah ke Jakarta bertemu dan melobbi sejumlah Menteri termasuk bertemu dan melobbi sejumlah anggota DPR RI tujuannya berusaha berjuang mengaet program pembangunan untuk Kabupaten Limapuluh Kota ke depan, ” ungkap Bupati Safni Sikumbang bercerita terkait upaya gigihnya berjuang untuk mendapatkan “kue” pembangunan dari Pemerintah Pusat.

Bupati Safni Sikumbang dengan senang hati menyebut bahwa, perjuangannya ke Pemerintah Pusat berupaya mendekati sejumlah Menteri termasuk berusaha melobbi anggota DPR RI satu persatu mulai membuahkan hasil.

“Alhamdulilkah, belum lama ini Kabupaten Limapuluh Kota mendapat bantuan dari anggota Komisi IV DPR RI dari Fraksi Partai NasDem, Cindy Monica Salsabila Setiawan menyerahkan bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan) dan benih padi untuk petani kita di Kabupaten Limapuluh Kota,” terang Bupati Safni Sikumbang.

Tak hanya itu, ulas Bupati Safni Sikumbang, upaya gigihnya bergerilya di Jakarta untuk memperoleh anggaran dari Pemeritah Pusat juga disikapi positif oleh Wakil Ketua Komisi IV DPR RI Alex Indra Lukman.

” Dua anggota DPR RI yakni Ibu Cindy Monica Salsabila dan Bapak Alex Indra Lukman menyikapi positif upaya memperkuat sektor pertanian dan mendukung program ketahanan pangan nasional yang kita lakukan,” ungkap Bupati Safni Sikumbang.

Bupati Safni juga menegaskan, sinergi antara Pemerintah Pusat dan daerah sangat penting dalam mendukung visi Presiden Republik Indonesia Bapak Prabowo Subianto dalam memperkuat ketahanan pangan nasional.

“Alat pertanian harus bisa langsung dimanfaatkan, bukan hanya formalitas. Irigasi harus menjangkau lahan produktif, dan bibit unggul harus tersedia agar hasil tani meningkat dan akan berimbas dengan peningkatan kesejahteraan petani,” ulas Bupati Safni Sikumbang.

Lebih jauh Bupati Safni Sikumbang mengungkapkan, perjuangan panjang yang dilakukannya di tingkat pusat, utamanya dalam pembangunan infrastruktur pertanian kembali membuahkan hasil.

” Alhamdulillah, berkat dorongan anggota Komisi V DPR RI Bapak Zigo Rolanda dari Fraksi Partai Golkar, Kabupaten Limapuluh Kota mendapatkan 10 paket proyek Daerah Irigasi yang akan direhabilitasi melalui Inpres Irigasi tahap II dan III pada tahun anggaran 2026,” terang Bupati Safni Sikumbang

Adapun pembangunan 10 Daerah Irigasi (DI) anggarannya bersumber dari Kementerian PUPR melalui Inpres yang akan dikerjakan itu adalah Daerah Irigasi (DI) Bandar Aur Duri dan Daerah Irigasi Bandar Baru di Nagari Baruah Gunuang, Kecamatan Bukit Barisan.

Kemudian Daerah Irigasi Bandar Gadang, Nagari Situjuah Batua dan Daerah Irigasi Bandar Kaludan di Nagari Situjuah Gadang di Kecamatan Situjuah Limo Nagari dan Daerah Irigasi Empang Barobah, Nagari Suayan, Kecamatan Akabiluru serta Daerah Irigaai Sawah Sibatu, Nagari Balai Panjang, Lareh Sago Halaban.

” Kepala Dinas PU Limapuluh Kota, Nono Syukri bersama BWS V Sumatera sudah melakukan survei ke lokasi,” terang Bupati Safni Sikumbang.

Ditambahkan Bupati Safni Sukumbang, di luar yang enam Daerah Irigasi tahap II, Pemerintah Daerah Kabupaten Limapuluh Kota juga mengusulkan tambahan tiga lokasi baru untuk tahap tiga yakni Daerah Irigasi Bandar Pulau, Nagari Taram, Kecamatan Harau. Kemudian,
Daerah Irigasi Batang Kapohan, Nagari Kubang, Kecamatan Guguak, dan Daerah Irigasi Ampang Gadang, Kecamatan Kapur IX.

Bupati Safni Sikumbang juga mengungkapkan, empat pembangunan Daerah Irigasi lainnya yang sudah mendapat dukungan dari anggota Komisi V DPR RI, Bapak Zigo Rolanda adalah rehabilitasi Daerah Irigasi Ampang Gadang di Kapur IX, Bandar Pulau di Taram, Kecamatan Harau, Batang Kapohan di Nagari Kubang Kecamatan Guguak, serta Batang Tabik di Nagari Sungai Kumayang.

Bupati Safni Sikumbang mengungkapkan, selain berjuang mendapatkan pembangunan fisik sarana irigasi, pembangunan jalan dan jembatan, Pemkab Limapuluh Kota juga sedang berjuang ke Pemerintah Pusat untuk mendapatkan program pembangunan sektor pertanian, kesehatan dan pendidikan pada sejumlah Kementerian termasuk kepada anggota DPR RI, baik yang berasal dari Daerah Pemilihan (Dapil) Kabupaten Limapuluh Kota maupun anggota DPR RI dari daerah lainnya di Propinsi Sumatera Barat.

” Salah satu program besar yang sedang diperjuangkan Pemerintah Kabupaten Limapuluh Kota kepada Pemerintah Pusat adalah dibangunnya Sekolah Rakyat di Kabupaten Limapuluh Kota yang sampai saat ini masih berproses ditingkat Kementrian Pendidikan, ” papar Bupati Safni Sikumbang.

Bupati Safni Sikumbang juga mengaku telah menemui Menteri Sosial Syaifullah Yusuf atau Gus Ipul terkait perjuangan untuk mendapatkan berdirinya Sekolah Rakyat di Kabupaten Limapuluh Kota secara serius telah dibahas ditingkat Kementerian.

Dalam pertemuan bersama Menteri Sosial Syaifullah Yusuf, Bupati Safni Sikumbang juga mengajukan proposal untuk tiga program lainnya. Yakni, program Rumah sederhana Terpadu (RST) untuk 1.166 unit. Kemudian, Kampung Siaga Bencana, dan Rehab makam Pahlawan Situjuh Batua.

“Mohon Kabupaten Limapuluh Kota dibantu Pak Menteri,” ujar Bupati Safni Sikumbang menyampaikan harapan kepada Menteri Sosial Syaifullah Yusuf.

” Pemda Kabupaten Limapuluh Kota terus berupaya mendapatkan pembangunan Sekolah Rakyat tersebut, termasuk program pembangunan Sekolah Garuda yang juga telah dirancang Pemerintah Pusat,” ujar Bupati Safni Sikumbang.

Diakui Bupati Safni Sikumbang keinginan untuk mendapatkan pembangunan Sekolah Rakyat juga dibarengi dengan perjuangan mendapatkan pembangunan Sekolah Garuda yang telah mendapat dukungan penuh dari Pemprov Sumbar.

Buktinya, Wakil Gubernur Sumatera Barat, Vasko Ruseimy, telah menyampaikan usulan pendirian Sekolah Unggulan Garuda tersebut kepada Menteri Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi, Prof Brian Yuliarto, melalui percakapan virtual didampingi Stafsus Mendikti Saintek, Oki Earlivan.

Mengutip penjelasan dari Wagub Sumbar Vasko Ruseimy menyebutkan bahwa,
Sumatera Barat dikenal dengan julukan “industri otak”, kini tengah membidik peluang emas ditunjuknya Sumbar salah satunya Kabupaten Limapuluh Kota sebagai daerah dibangunnya Sekolah Garuda sebagai pusat pendidikan berkualitas.

” Pak Wagub Vasko Ruseimy, baru-baru ini mengambil langkah proaktif dengan mengajukan usulan resmi kepada Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi (Kemendikti Saintek) agar provinsi ini menjadi salah satu lokasi berdirinya Sekolah Unggulan Garuda,” ujar Bupati Safni Sikumbang.

Tak hanya sekadar menyampaikan usulan, ulas Bupati Safni Sikumbang, Bapak Wagub Vasko juga telah menyiapkan “karpet merah” dengan memaparkan tiga opsi lokasi strategis yang dinilai sangat layak menjadi kandidat pendirian Sekolah Garuda di Sumatera Barat.

” Ketiga lokasi tersebut tersebar di berbagai wilayah, yaitu Kabupaten Padang Pariaman, Kabupaten Limapuluh Kota, dan Kabupaten Solok,” ulas Safni Sikumbang yang sekaligus berharap pembangunan Sekolah Garuda itu dapat terwujud di Kabupaten Limapuluh Kota.

Diakui Bupati Safni Sikumbang, Sekolah Unggulan Garuda ini merupakan inisiatif strategis dari Kemendikti Saintek yang dirancang secara khusus untuk mengakomodasi siswa-siswi dengan tingkat kecerdasan di atas rata-rata.

” Program ini memiliki visi mulia untuk mempersiapkan para calon pemimpin bangsa ini agar mampu bersaing dan melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi kelas dunia. Rencananya, program ini akan diimplementasikan di berbagai wilayah di Indonesia, dengan fokus utama pada pengembangan potensi siswa-siswi berprestasi.” ujar Bupati Safni Sikumbang.

Diungkapkan Bupati Safni Sikumbang, Sekolah Garuda secara spesifik didesain untuk siswa-siswi berbakat dengan kecerdasan istimewa yang diproyeksikan menjadi pemimpin di masa depan.

.” Dalam implementasinya nanti, Sekolah Garuda akan menerapkan kurikulum khusus yang berbeda dengan kurikulum SMA reguler. Fokus pembelajaran akan sangat ditekankan pada pengembangan kemampuan siswa di bidang sains, teknologi, dan penguasaan bahasa asing. Selain itu, siswa-siswi yang berhasil diterima di Sekolah Garuda juga akan mendapatkan fasilitas yang sangat komprehensif, meliputi asrama, beasiswa, serta berbagai sarana pendukung lainnya untuk mengoptimalkan proses pembelajaran mereka,” terang Bupati Safni Sikumbang.

SAFNI SIKUMBANG DIJULUKI BUPATI “PETARUNG”

Belum lama ini Bupati Safni Sikumbang juga berkesempatan bertemu dengan Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman, berjuang keras untuk mendapatkan mesin pengolah gambir sebagai komuditas unggulan Kabupaten Limapukuh Kota.

Kepada Menteri, Bupati Safni Sikumbang menyatakan siap mendukung hilirisasi gambir yang dilakukan Kementerian Pertanian.

“Kami menyambut baik dibangunnya pabrik gambir di Kabupaten Limapuluh Kota,” kata Bupati Safni Sikumbung ketika bertemu Menteri Pertanian.

Menurutnya, Kabupaten Limapuluh Kota siap menyediakan lahan untuk pendirian pabrik pengolahan gambir.

“ Jika dukungan Pemerintah Pusat untuk membangun pabrik pengolahan gambir ini dapat diwujudkan di Kabupaten Limapuluh Kota, tentu peluang ini sangat berdampak untuk kemajuaan daerah, karena Kabupaten Limapuluh Kota dikenal sebagai daerah penghasil gambir terbesar di Propinsi Sumateta Barat,” beber Bupati Safni Sikumbang menyakinkan Menteri Pertanian sekaligus mengungkapkan bahwa produksi gambir di Kabupaten Limapuluh Kota sebanyak 1.500 ton per bulan.

Gayung bersambut, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menyatakan siap memfasilitasi pembangunan pabrik pengolahan gambir di Sumbar sebagai bentuk hilirisasi.

Mentan Amran mengatakan, hilirisasi gambir agar nilai ekonomis yang diperoleh petani bisa lebih meningkat.

Apalagi sebutnya, hilirisasi Gambir sampai menjadi produk jadi belum ada di Indonesia.

“Maka Kementan siap untuk menfasilitasi pembangunan pabrik pengolahan gambir di Sumbar. Tentu sebelumnya perlu dilakukan pengkajian teknis untuk uji kelayakan,” ujarnya.

Kegigihan Bupati Safni Sikumbang berjuang untuk mendorong pembangunan sektor pertanian dan perkebunan di Kabupaten Limapuluh Kota, khususnya perkebunan gambir ternyata mendapat acungan jempol dari Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman.

Bahkan, saking salutnya Bapak Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman kepada Bupati Kabupaten Limapuluh Kota Safni Sikumbang, secara spontan Mentan Andi Amran menjuluki Safni Sikumbang sebagai Bupati “petarung” sekaligus mengajak Bupati Safni Sikumbang mencari mesin pengolahan gambir di China.

Hebatnya, keinginan Bupati Safni untuk mengangkat ekonomi masyarakat petani, utamanya komuditi gambir di Kabupaten Limapuluh Kota tidak hanya sebatas meminta dukungan kepada Pemerintah Pusat melalui Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman.

Namun setelah mendapat dukungan dari Pemerintah Propinsi Sumatera Barat melalui Guberbur dan Wakil Gubernur, Bupati Safni berkunjung ke India melihat secara langsung proses pengolahan gambir sekaligus berusaha melobi dan mencari peluang pihak importir di India yang bersedia membeli gambir asal Kabupaten Limapuluh Kota. (adv)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *