Bukittinggi, Dekadepos.id
Ahmad Zaki, Ketua Umum HMI Cabang Bukittinggi, mengungkapkan kekecewaannya atas keputusan Pemerintah Kota Bukittinggi yang tidak mengirimkan atlet ke Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sumbar 2026. Porprov yang sedianya dijadwalkan pada awal Juni 2026 kini diundur ke Oktober 2026, namun Pemerintah Kota Bukittinggi beralasan terkendala anggaran yang tidak ada dan tidak masuk RKPD Bukittinggi tahun 2026.
Zaki menilai keputusan ini sangat disayangkan karena menunjukkan kurangnya komitmen pemerintah dalam mendukung olahraga di Bukittinggi.
“Olahraga bukan hanya tentang prestasi, tapi juga tentang membangun karakter dan kesehatan masyarakat. Dengan tidak mengirimkan atlet, kita kehilangan kesempatan untuk meningkatkan prestasi dan mempromosikan atlet terbaik Bukittinggi di tingkat provinsi,” ujarnya.
Zaki juga mengkritik kinerja Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Bukittinggi yang dinilai tidak siap dalam perencanaan, advokasi, dan koordinasi kebijakan dengan pemerintah daerah.
“KONI Bukittinggi harusnya lebih proaktif dalam mengadvokasi kebutuhan olahraga dan atlet di Bukittinggi. Keterlambatan dan alasan anggaran menunjukkan kurangnya kesiapan dan komitmen pemerintah dalam mendukung olahraga,” tambah Zaki.
HMI Cabang Bukittinggi mendesak Pemerintah Kota Bukittinggi untuk segera menyelesaikan masalah anggaran dan memastikan atlet Bukittinggi dapat berpartisipasi dalam Porprov Sumbar 2026. “Kita harus mendukung atlet-atlet kita dan memberikan mereka kesempatan untuk berprestasi,” tutup Zaki. (Arm)















