Scroll untuk baca artikel
Berita

Jembatan Gantung di Suliki Nyaris Putus, Polisi Pasang Police Line

×

Jembatan Gantung di Suliki Nyaris Putus, Polisi Pasang Police Line

Sebarkan artikel ini

Limapuluh Kota, Dekadepos.id 

Hujan deras yang mengguyur wilayah Kabupaten Lima Puluh Kota menyebabkan Batang Sinamar meluap di Kecamatan Suliki. Derasnya aliran sungai itu membuat jembatan gantung yang menghubungkan Jorong Ateh Koto dan Lembah Suliki nyaris putus dan tidak lagi bisa dilalui warga.

Advertisement
Scroll kebawah untuk lihat konten

Debit air Batang Sinamar yang meningkat tajam membuat pondasi jembatan tergerus hingga menggantung dan dalam kondisi sangat berbahaya. Peristiwa ini terjadi pada malam hari, sehingga tidak ada warga yang sedang melintas saat jembatan mulai rusak.

Selain menjadi akses transportasi utama antar-jorong, jembatan tersebut juga merupakan jalur menuju lahan pertanian dan pemukiman warga. Akibat kerusakan parah itu, masyarakat kini harus memutar melewati jalan lain yang jaraknya lebih jauh untuk menghindari risiko kecelakaan.

Anggota Polsek Suliki yang mendatangi lokasi langsung memasang garis polisi (police line) agar tidak ada warga yang mencoba melintasi jembatan yang sudah dalam keadaan kritis. Arus Batang Sinamar yang masih sangat deras juga menjadi alasan kuat bagi aparat untuk menutup total akses tersebut.

” Iya, kita pasang garis Polisi atau Police Line antisipasi warga untuk tidak melintas, sebab kondisi jembatan gantung sangat parah,” sebut Kapolres 50 Kota AKBP. Syaiful Wachid melalui Kapolsek Suliki, IPTU. Doni Putra, Kamis 27 November 2025.

Kapolsek juga menambahkan, peristiwa nyaris putusnya jembatan gantung itu terjadi pada malam hari, beruntung tidak ada warga yang sedang melintas.

” Kejadiannya malam hari, beruntung warga tidak ada yang melintas di jembatan itu. Sebab kondisi arus juga sangat deras,”tambahnya.

Pasca putusnya Jembatan Lombah itu, warga atau masyarakat terpaksa harus memutar lewat jalan lain yang jaraknya lebih jauh jika dibandingkan sebelumnya melewati jembatan itu.

” Masyarakat atau warga saat ini harus memutar ke jalan lain yang jaraknya lebih jauh sekitar 1 Km jika dibandingkan sebelumnya saat melewati jembatan ini.”tutupnya.

Pihak kepolisian mengimbau warga untuk tidak memaksakan diri melintasi jembatan demi keselamatan. Warga diminta sementara waktu menggunakan jalur alternatif sampai kondisi jembatan diperbaiki dan dinyatakan aman. (Edw)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *