LIMAPULUH KOTA, Dekadepos.id – Perjuangan panjang masyarakat Propinsi Sumatera Barat yang meminta Pemerintah Pusat menetapkan Chatib Sulaiman sebagai calon Pahlawan Nasional 2025 terus bergema di ranah Minang, utamanya di Luak Limopuluah.
” Semoga perjuangan panjang masyarakat Sumatera Barat agar Chatib Sulaiman ditetapkan sebagai calon Pahlawan Nasional 2025 membuahkan hasil,” ungkap mantan Bupati Kabupaten Limapuluh Kota Ir.H.Irfendi Arbi, MP menyikapi upaya Pemerintah Daerah bersama anggota DPRD Kabupaten Limapuluh Kota yang terus berjuang agar Pemerintah Pusat menetetapkan Chatib Sulaiman sebagai calon Pahlawan Nasional 2025.
Diungkapkan Irfendi Arbi, semasa menjabat Bupati Kabupaten Limapuluh Kota, pihak Pemerintah Daerah bersama DPRD dan para tokoh masyarakat Kabupaten Limapuluh Kota terus berupaya berjuang agar Chatib Sulaiman ditetapkan sebagai Pahlawan Nasional.
” Chatib Sulaiman adalah tokoh kunci dalam Peristiwa Situjuah 15 Januari 1949. Banyak hal yang sudah kita lakukan untuk memperjuangkan Chatib Sulaiman yang kini jasadnya terbaring sebagai syuhada bersama puluhan pahlawan lainnya di Makam Pahlawan Lurah Kincia Situjuah, Nagari Situjuah Batua, Kecamatan Situjuah Limo Nagari,Kabupaten Limapuluh Kota, ” ujar Irfendi Arbi.
Dipaparkan Irfendi Arbi, peristiwa Lurah Kincia merupakan sejarah perjuangan melawan penjajah yang luar biasa. Bahkan, Chatib Sulaiman menjadi salah satu aktor utama panggung sejarah perang kemerdekaan Indonesia.
” Chatib Sulaiman berpulang sesudah rapat merundingkan strategi perjuangan. Chatib Sulaiman dan puluhan suhada lainnya tewas diterjang peluru Belanda setelah mereka rapat merundingkan strategi menghadapi serbuan Belanda. Kematian pada subuh 15 Januari 1949 itu membuktikan bahwa hingga akhir hayatnya, Chatib Sulaiman masih memikirkan dan ikut terlibat dalam upaya mempertahankan kemerdekaan bangsa dan negaranya. Bahkan dia rela menyerahkan jiwanya demi bangsa dan negara. Karena itu sangat pantas Chatib Sulaiman ditetapkan sebagai Pahlawan Nasional” pungkas Irfendi Arbi.
Seperti diberitakan sebelumnya, anggota DPRD Kabupaten Limapuluh Kota, M. Fajar Rillah Vesky, mengapresiasi langkah Menteri Sosial Syaifullah Yusuf dan Tim Peneliti dan Pengkaji Gelar Pusat (TP2GP) yang telah mengusulkan nama Chatib Sulaiman (Khatib Sulaiman) sebagai calon Pahlawan Nasional 2025.
Chatib Sulaiman, tokoh kunci dalam Peristiwa Situjuah 15 Januari 1949 dan mata rantai PDRI Bela Negara, diusulkan bersama 39 tokoh bangsa lainnya kepada Dewan Gelar, Tanda Jasa, dan Tanda Kehormatan (DGTJTK) yang dipimpin oleh Menteri Kebudayaan, Fadli Zon.
“Mewakili masyarakat dan keluarga pejuang Peristiwa Situjuah, kita sampaikan apresiasi kepada Menteri Sosial. Mudah-mudahan sidang Dewan Gelar dapat meneruskan usulan Chatib Sulaiman sebagai pahlawan nasional kepada Bapak Presiden,” kata Fajar Rillah Vesky, Minggu (2/11).
Fajar Rillah Vesky yang juga menulis buku tentang perjuangan Chatib Sulaiman berjudul ‘Tambiluak, Tentang PDRI dan Peristiwa Situjuah’, sebelumnya pada September 2025 sempat menanyakan tindak lanjut pengusulan Chatib Sulaiman kepada Mensos Syaifullah Yusuf.
Ia menginformasikan bahwa usulan sebelumnya yang didukung Pemprov Sumbar dan beberapa Pemkab/Pemko telah diverifikasi oleh TP2GP pada 2016 namun belum ada kejelasan. Kini, usulan tersebut ditindaklanjuti dan nama Chatib Sulaiman resmi masuk daftar.
Selain itu, Fajar juga berharap Kemensos membantu rehabilitasi makam 69 pejuang yang gugur dalam tragedi Situjuah.
Terpisah, Ketua DGTK RI Fadli Zon menyatakan seluruh tokoh yang diusulkan Kemensos telah memenuhi kriteria. Sementara itu, Mensesneg Prasetyo Hadi menyebut daftar 40 nama tersebut sedang dipelajari oleh Presiden Prabowo Subianto, dan keputusan diharapkan terbit pada 10 November (Hari Pahlawan). (DS)















