Scroll untuk baca artikel
BeritaPolitik

Presma UIN Syekh M Djamil Djambek Bukittinggi Ajak Maba 2025 Kawal Isu Kebangsaan

×

Presma UIN Syekh M Djamil Djambek Bukittinggi Ajak Maba 2025 Kawal Isu Kebangsaan

Sebarkan artikel ini

Bukittinggi, Dekadepos.id

Presiden Mahasiswa (Presma) UIN Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi, Ghazi Falih, menyampaikan orasi politik kebangsaan dalam acara Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan (PBAK) 2025 yang digelar Jumat (22/8). Kegiatan ini sekaligus menjadi momentum penyambutan bagi mahasiswa baru (Maba) angkatan 2025.

Advertisement
Scroll kebawah untuk lihat konten

Dalam sambutannya, Ghazi mengucapkan selamat datang kepada mahasiswa baru dan mengingatkan pentingnya peran mahasiswa sebagai generasi penerus bangsa.

“Selamat datang di kampus perjuangan, tempat di mana ilmu tidak hanya dicari, tapi juga dipertaruhkan untuk kebenaran. Kalian kini adalah bagian dari UIN, dan lebih dari itu, bagian dari sejarah panjang perjuangan bangsa,” ujarnya.

Ghazi juga menyinggung peringatan Dirgahayu ke-80 Republik Indonesia dengan nada kritis. Ia menilai kondisi bangsa saat ini “tidak sedang baik-baik saja” karena masih dibelit ketidakadilan sosial, kesenjangan ekonomi, hingga kebijakan yang dinilai tidak berpihak pada rakyat.

“Indonesia sudah 80 tahun merdeka, tapi kenyataan yang kita hadapi masih jauh dari cita-cita kemerdekaan. Guru dengan gaji rendah dianggap beban negara oleh Menteri Keuangan Sri Mulyani, sementara gaji anggota DPR bisa mencapai tiga juta per hari. Ini jelas bentuk ketidakadilan yang harus dikritisi,” tegasnya.

Lebih lanjut, ia menyatakan penolakan terhadap RUU KUHAP yang dianggap bermasalah dan berpotensi melemahkan akses rakyat terhadap keadilan.

“Mahasiswa tidak boleh diam. Kita harus mengawal isu-isu kebangsaan, mengkritisi kebijakan yang merugikan rakyat, dan menyuarakan kebenaran tanpa takut,” tambahnya.

Orasi ditutup dengan ajakan sumpah mahasiswa Indonesia. “Jika ada seribu orang yang membela kebenaran, pastikan aku salah satunya. Jika hanya ada satu orang yang membela kebenaran, pastikan akulah orang itu,” serunya, disambut tepuk tangan meriah dari mahasiswa baru.

Acara PBAK 2025 ini menandai awal perjalanan mahasiswa baru di UIN Bukittinggi sekaligus pengingat bahwa peran mahasiswa tidak hanya terbatas pada ruang kelas, tetapi juga sebagai pengawal keadilan dan kepentingan rakyat. (Arm)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *