Scroll untuk baca artikel
BeritaKesehatanPemerintahanPolitik

Tinjau Dapur SPPG Badunsanak, Anggota DPR-RI, Ade Rezki Pratama : Payakumbuh Jadi Percontohan 

×

Tinjau Dapur SPPG Badunsanak, Anggota DPR-RI, Ade Rezki Pratama : Payakumbuh Jadi Percontohan 

Sebarkan artikel ini

Payakumbuh, Dekadepos.id

Anggota Komisi IX DPR-RI, Ade Rezki Pratama bersama Mitra Kerja, Badan Gizi Nasional (BGN) melakukan peninjauan atau monitoring pelaksanaan pengolahan dan bahan baku Makan Bergizi Gratis yang diberikan Dapur atau Satuan Penyedia Pemenuhan Gizi (SPPG) Yayasan Badunsanak Koto Baru Kelurahan Koto Baru Kecamatan Payakumbuh Timur, Rabu pagi 6 Agustus 2025.

Advertisement
Scroll kebawah untuk lihat konten

Ikut mendampingi Ade Rezki Pratama, Walikota Payakumbuh yang diwakili Sekretaris Daerah, Rida Ananda, Asisten 2, Kepala Dinas Pendidikan, Camat Payakumbuh Timur, Hepi, Ketua TP-PKK, anggota DPRD Payakumbuh serta sejumlah kepala OPD.

Saat melakukan peninjauan, Politisi Partai Gerindra itu langsung memantau lokasi  tempat bahan baku, dapur pengolahan, tempat packing serta lainnya. Bahkan Ade juga mencicipi masakan yang tengah diolah oleh petugas dapur.

Menurut Ade, SPPG atau Dapur Badunsanak Koto Baru yang dikelola Yayasan Mantan Walikota Payakumbuh, Joserizal Zain yakni Yayasan Badunsanak Anugerah Barokah yang terbaik, sehingga layak jadi percontohan

” Iya, kita bersama BGN melakukan Monitoring Program MBG yang merupakan Program Bapak Presiden Prabowo Subianto yang banyak berdampak terhadap pertumbuhan fisik maupun mental generasi kita,” ucap Ade.

Lebih jauh ia mengatakan, program MBG tidak hanya memberikan dampak positif terhadap penerima manfaat yang merupakan peserta didik, Ibu Hamil, Ibu Menyusui dan Balita, namun juga ekosistem disekitar.

” MBG tentu banyak manfaat bagi masyarakat, tidak hanya penerima manfaat, namun juga petani, pedagang telur, peternak yang menyediakan bahan baku makanan,” ucapnya.

Sementara terkait hasil monitoring, Ade menyebut bahwa Dapur atau SPPG Badunsanak yang melayani sekitar 3500 penerima manfaat itu, sangat baik dan layak jadi percontohan.

” Hasil monitoring atau pengamatan kita hari ini akan kita laporkan untuk dibawa dalam Rapat Kerja (Raker) maupun Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi IX dengan BGN, Stakeholder lainnya, bahwa MBG didapur ini tidak hanya jadi pionir, tapi juga bisa jadi SPPG percontohan bagi SPPG lainnya dalam rangka menjaga higienis tempat produksi dan lainnya,” tambahnya.

Dengan jadi percontohan, Ade berharap tidak ada kasus keracunan atau kasus lainnya.

” Tentu dengan hasil yang kita lihat hari ini bisa terus dipertahankan dan ditingkatkan, sehingga tidak ada kasus keracunan bagi penerima manfaat.” Tutup Ade.

Sementara Walikota Payakumbuh dua Periode, Joserizal Zain menyebutkan bahwa sampai saat ini tidak ada kendala dengan Pemerintah melalui Badan Gizi Nasional (BGN) terkait pembayaran.

” Alhamdulillah sampai saat ini tidak ada kendala terkait pembayaran kepada kami sebagai mitra BG, karena saat sangat bagus menggunakan virtual account,” ujarnya.

MBG menurutnya tidak hanya bermanfaat bagi penerima, SPPG dan petani, peternak yang menyediakan bahan baku, namun juga masyarakat, karena membuka lapangan kerja.

” MBG ini sangat tepat sasaran bagi penerima, selain itu juga mengurangi pengangguran dan meningkatkan ekonomi masyarakat.” Tutupnya.

Sementara Walikota Payakumbuh melalui Sekretaris Daerah, Rida Ananda mengapresiasi Payakumbuh yang disebut anggota DPR-RI layak jadi percontohan MBG.

” Alhamdulillah kita apresiasi dengan hasil monitoring yang disampaikan Pak Ade Rezki. Kita targetkan hingga akhir tahun ini jumlah SPPG atau dapur yang disiapkan sebanyak 18 bisa berjalan semuanya, saat ini dua dapur atau SPPG yang telah melayani Makan Bergizi Gratis (MBG).” Ujarnya. (Edw)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *