Scroll untuk baca artikel
Kesehatan

Tujuh Warga Terkena DBD, Dinas Kesehatan Kabupaten 50 Kota Lakukan Fogging 

×

Tujuh Warga Terkena DBD, Dinas Kesehatan Kabupaten 50 Kota Lakukan Fogging 

Sebarkan artikel ini

Limapuluh Kota, Dekadepos.id

Dinas Kesehatan Kabupaten Limapuluh Kota kembali melakukan Fogging atau pengasapan di Nagari Lubuak Batingkok Kecamatan Harau pasca tujuh orang warga di berbagai Jorong di daerah tersebut terkena penyakit Demam Berdarah Dengeu (DBD). Bahkan dari 7 dari warga tersebut beberapa diantaranya sempat menjalani perawatan selama beberapa hari di Rumah Sakit di Kota Payakumbuh.

Advertisement
Scroll kebawah untuk lihat konten

Fogging kedua (siklus kedua) dilakukan petugas dari Dinas Kesehatan pada Selasa 29 Juli 2025, sementara Fogging pertama dilakukan pada pekan sebelumnya diberbagai Nagari di Kabupaten Limapuluh Kota, diantaranya di Tarantang, Lubuak Limpato, Kubang Tungkek dan Danguang-danguang.

” Iya, Alhamdulillah untuk Fogging siklus kedua telah selesai kita lakukan hari ini do Nagari Lubuak Batingkok, ini menindaklanjuti laporan dari Puskesmas bahwa sebelumnya ada masyarakat kita yang terkena DBD,” Sebut Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Limapuluh Kota melalui Fakhrurozi, Epidemiologi Kesehatan Madya.

Lebih jauh Fakhrurozi menyebutkan, dengan telah selesainya dilakukan Fogging sebanyak dua siklus, tidak akan dilakukan lagi Fogging didaerah itu.

” Sudah, sekarang sudah cukup karena sudah dua siklus Fogging. Karena SOP nya Fogging kita dilakukan hanya dua siklus.”tutupnya.

Sementara Walinagari Lubuak Batingkok, Yon Elvi membenarkan sejumlah warga ya sebelumnya memang terkena DBD dan bahkan sempat menjalani perawatan di Rumah Sakit, namun saat ini telah sembuh dan diperbolehkan pulang.

” Susuai laporan dari masyarakat melalui Jorong, ada sekitar 7 orang warganya yang terkena DBD. Dari 7 orang itu ada yang dirawat 5 hingga 7 hari dirumah sakit,” ucap Yon Elvi didampingi Bhabinkamtibmas Nagari Lubuak Batingkok, BRIPKA. Aris Jafril.

Walinagari juga menambahkan, saat ini mereka yang sempat menjalani perawatan telah sembuh dan diperbolehkan pulang.

” Alhamdulillah, saat ini mereka yang sempat dirawat sudah diperbolehkan pulang dan sehat,” tambahnya.

MASYARAKAT JANGAN TAKUT FOGGING 

Sementara terkait pelaksanaan Fogging yang dilakukan oleh Dinas Kesehatan, Walinagari berharap masyarakat untuk tidak takut dan mendukung upaya pencegahan DBD yang dilakukan.

” Fogging telah dilakukan sebanyak dua kali. Kita sangat sayangkan adanya masyarakat yang menolak pelaksanaan Fogging. Kedepannya kita berharap upaya pencegahan ini (Fogging) bisa didukung maksimal dan tidak ada lagi yang menolak.” Tutupnya. (Edw)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *