LIMAPULUH KOTA, Dekadepos.id –Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kominfo Kabupaten Limapuluh Kota, Drs. Ahmad Zuhdi Perama Putra, M.Si sekaligus menjabat sebagai Asisten Administrasi Umum Sekretariat Daerah Kabupaten Limapuluh Kota berkunjung ke Balai Wartawan Luak Limopuluah di komplek kantor Bupati lama Jalan Jenderal Sudirman Payakumbuh, Senin sore (7/7/2025).
Didampingi Kabid Komunikasi Publik, Joni Indra yang akrab disapa Coi dan staf Kominfo Herpa Tarmizi, kedatangan Plt. Kadis Kominfo Ahmad Zuhdi Perama Putra untuk bersilaturahmi dengan insan pers itu disambut hangat puluhan wartawan dan wartawati yang bertugas di Luak Limopuluah (Kota Payakumbuh- Limapukuh Kota.red).
” Ini adalah hari ke lima kami menjabat Plt. Kepala Dinas Kominfo Limapuluh Kota mengantikan Bapak Joni Amir yang pensiuan sebagai ASN. Kedatangan kami ke Balai Wartawan adalah untuk bersilaturahmi dengan rekan-rekan wartawan sebagai mitra kerja Pemerintah Daerah; ” ungkap Ahmad Zuhdi Perama Putra mengawali percakapan sekaligus memperkenalkan diri kepada rekan wartawan yang hadir pada acara silaturahmi tersebut.
Menariknya, meski baru pertama kali Plt. Kadis Kominfo Ahmad Zuhdi Perama Putra bertatap muka dengan kawan-kawan media. Ternyata kesempatan tersebut dimanfaatkan para kuli tinta itu untuk ‘curhat’ terkait hubungan kerjasama yang sudah dihentikan Pemkab Limapuluh Kota dampak adanya kebijakan dari Pemerintah Pusat terkait efisiensi anggaran.
Meskipun kawan-kawan wartawan Luak Limopuluah, baik media cetak dan media eletronik serta televisi dapat memaklumi adanya kebijakan efisiensi anggaran. Namun kawan-kawan wartawan tetap mengharapkan agar Plt. Kepala Dinas Kominfo Limapuluh Kota Drs. Ahmad Zuhdi Perama Putra bisa memperjuangkan ‘pahit’ nya kondisi yang kini sedang dihadapi puluhan pekerja pers yang bertugas di Luak Limopuluah.
” Bantulah kami menyakinkan Bapak Bupati- Wakil Bupati Safni dan Ahlul Barito Resha termasuk Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) yang dikomandoi Sekda, untuk meninjau kembali terkait kebijakan Pemda yang telah memutus kerjasama dengan media sebagai lembaga menyebar informasi ke tengah masyarakat, ” ujar Wartawan Harian Haluan, Dadang Esmana didukung Wartawan Harian Padang Ekpres Syamsu Ridwan dan Wartawan Harian Rakyat Sumbar, Sardi Nefri dan diamini puluhan wartawan media online dan cetak mingguan.
Seorang wartawan senior di Luak Limopuluah, Saiful Hadi Dt. Bagindo Bosa Nan Kayo secara terbuka menyampaikan kepada Plt Kadis Kominfo Ahmad Zuhdi Perama Putra bahwa, terjadinya pemutusan kerjasama dengan media, dalam sejarah Pemerintahan Kabupaten Limapuluh Kota baru pertama kali ini terjadi.
” Meski kami awak media yang bertugas di Luak Limopuluah dapat memahami terjadinya pemutusan kerjasama dengan media akibat efisiensi anggaran. Namun kami berharap pada tahun anggaran mendatang Pemkab Limapuluh Kota mengalokasikan kembali anggaran kerjasama untuk media, ” harap Saiful Hadi Dt. Bagindo Bosa.
Saiful Hadi Dt. Bagindo Bosa Nan Kayo menyatakan Pers sebagai pilar keempat demokrasi memiliki peran krusial dalam menjaga keseimbangan kekuasaan dan memastikan transparansi serta akuntabilitas pemerintah.
” Sebagai pilar keempat, pers berfungsi sebagai pengawas kinerja pemerintah (eksekutif, legislatif, dan yudikatif), menyalurkan aspirasi masyarakat, serta memberikan informasi yang berimbang dan mendidik, ” ulas Saiful Hadi Dt. Bagindo Bosa Nan Kayo.
Ditekankan Saiful Hadi Dt. Bagindo Bosa Nan Kayo, peranan Pers selain kontrol sosial dan pengawasan juga bertugas mengawasi kinerja pemerintah dan lembaga publik lainnya, serta memberikan kritik konstruktif terhadap kebijakan yang dibuat.
” Tugas penting Pers lainnya adalah penyalur aspurasi dan menjadi wadah bagi masyarakat untuk menyampaikan pendapat, keluhan, dan aspirasi kepada pemerintah dan pihak-pihak terkait. Disamping sebagai penyebar informasi Pers memiliki tanggung jawab untuk menyebarkan informasi yang akurat, berimbang, dan mendidik kepada masyarakat serta pencerdasan kehidupan bangsa dan penegakan supremasi hukum.” pungkas Saiful Hadi Dt. Bagindo Bosa Nan Kayo diamini puluhan wartawan lainnya. (DS)















