Payakumbuh, Dekadepos.id
Hari pertama Proses Belajar Mengajar (PBM) tahun 2024/2025 yang diawali dengan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) SDN 21 Payakumbuh kepada Murid baru di sekolah yang dulu bernama SDN Labuah Baru, pihak sekolah menekankan pendidikan Karakter bagi ratusan murid baru atau kelas 1.
Pengenalan atau pendidikan karakter dilakukan dengan membiasakan membaca Asmaul Husna/nama-nama Allah untuk memulai proses belajar. Usai pembacaan Asmaul Husna, dilanjutkan dengan pengenalan Guru dan tata usaha di Sekolah, termasuk guru-guru yang nantinya akan menjadi Wali Kelas bagi Murid baru atau kelas 1.
Sementara terhadap murid kelas V dan VI, Kepala SDN 21 Labuah Baru, Amperawati berharap agar bisa menjadikan tahun ajaran baru sebagai momentum untuk meningkatkan atau memompa semangat dalam belajar menjadi lebih baik. Hal itu diungkapkan Amperawati saat hari pertama MPLS yang digelar di Halaman sekolah, Senin pagi 15 Juli 2024.
” Iya, hari ini merupakan hari pertama Proses Belajar Mengajar yang kita awali dengan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah atau MPLS bagi puluhan murid baru atau murid Kelas 1. Selain mengenalkan lingkungan, guru kepada murid baru juga dilakukan penyerahan murid baru dari orang tua atau wali murid kepada sekolah. Kepada murid kelas V dan VI mari jadikan tahun ajaran baru sebagai momentum untuk meningkatkan atau memompa semangat dalam belajar menjadi lebih baik,” ucap Amperawati.
Ia juga menambahkan, Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah nantinya juga akan ditekankan dengan pendidikan karakter bagi murid baru, sehingga nantinya mereka memiliki bekal atau karakter yang baik.
” Dalam MPLS ini kita juga tekankan pendidikan karakter bagi anak-anak atau murid baru, sehingga nantinya mereka memiliki bekal atau karakter yang baik,” ujarnya.
Beberapa pendidikan karakter nantinya yang akan diterapkan adalah, sholat jamaah, hafalan suara atau ayat Alquran, saling berbagi, goro dan berbagai hal positif lainnya.
” Memang pendidikan karakter sangat perlu, sebab berapapun nilai akademik anak-anak akan percuma jika tidak memiliki karakter yang baik. Tugas guru adalah mendidik, mengajar dan melatih,”ucapnya.
Amperawati juga berharap dukungan dari orangtua/wali murid, komite dan masyarakat serta berbagai pihak untuk mewujudkan Murid yang memiliki Karakter dan nilai yang baik.
Penyerahan murid baru kepada pihak sekolah ditandai dengan pemasangan Kokarde kepada 2 orang murid kelas 1 oleh Komite dan Kepala SDN 21 Labuah Baru.
Sementara Fren, yang mewakili wali murid baru di SDN 21 Labuah Baru saat memberikan sambutan mengatakan bahwa ia mewakili puluhan orang tua memilih menyekolahkan anak-anak mereka di Sekolah yang berada di Kelurahan Labuan Baru Kecamatan Payakumbuh Utara itu, karena berbagai prestasi yang selama ini berhasil diraih sekolah.
” Mewakili puluhan wali murid kami memilih menyekolahkan anak-anak di Sekolah ini karena berbagai prestasi yang selama ini berhasil diraih sekolah, semoga kehadiran anak kami bisa memberikan warna dan prestasi baru bagi sekolah ini,” ucapnya.
ASN di Pemerintah Kabupaten Limapuluh Kota itu berharap kedepannya pihak sekolah bisa menjadikan anak-anak mereka terus berprestasi dan memiliki karakter yang baik.
” Jadikan anak kami murid yang bisa berikan warna baru bagi SDN 21, didik dan cetak anak kami menjadi pribadi yang baik akademik dan karakter.” Harapnya. (Edw)















