BeritaKriminal

Gudang Pupuk Digrebek, Dua Pria Diamankan ke Mapolres 50 Kota

×

Gudang Pupuk Digrebek, Dua Pria Diamankan ke Mapolres 50 Kota

Sebarkan artikel ini

Limapuluh Kota, Dekadepos.id

Walinagari Lubuak Batingkok Kecamatan Harau Kabupaten Limapuluh Kota yang ikut menyaksikan ratusan masyarakat melakukan penggrebekan ruko dua pintu di Jorong Tigo Balai yang diduga jadi tempat penyimpanan danpenyalahgunaan pupuk bersubsidi jenis  urea dan Ponska membenarkan bahwa masyarakatnya atau petani, selama ini “memekik” karena kesulitan mendapatkan pupuk bersubsidi, meski telah masuk atau terdaftar dalam RDKK.

Puncak dari kekecewaan dan kecurigaan itu, masyarakat langsung melakukan penggerebekan, hingga Polisi yang mendapatkan informasi datang ke lokasi.

” Nampaknya beberapa hari ini ada kecurigaan dari masyarakat bahwa pupuk untuk jatah didaerah ini kerap disalahgunakan, sehingga masyarakat tidak ada yang mendapat pupuk dari La-Tahzan ini,”ucap Walinagari Lubuak Batingkok, Yon Elfi dt. Pangulu Bosa, dilokasi penggerebekan.

Lebih jauh ia menjelaskan, saat ratusan masyarakat yang melakukan penggerebekan, mendapati kendaraan roda empat bermuatan pupuk bersubsidi.

” Saat melakukan penggerebekan, masyarakat mendapati mobil didalam ruko dengan muatan pupuk bersubsidi, yang diresahkan masyarakat karena mereka tidak mendapatkan pupuk, sementara pupuk ada disitu (La-Tahzan), RDKK tetap diminta, tapi masyarakat kadang dapat pupuk, kadang tidak, membeli susah.”ucapnya.

Hal yang sama juga diungkapkan pemuda yang ikut melakukan pengerebekan di tempat pengambilan pupuk bersubsidi resmi dengan nama La-Tahzan itu, menurutnya, jatah pupuk kerap tidak bisa didapatkan masyarakat, meski pupuk bersubsidi tersebut baru sampai digudang yang disewa itu.

” Lokasi yang kami grebek tadi merupakan tempat pengambilan pupuk bersubsidi resmi untuk tiga Jorong, namun masyarakat kerap mengeluh dan resah karena sulit mendapatkan pupuk bersubsidi,”ucap Febi, Jumat 30 Oktober 2026 di Mapolres 50 Kota Kawasan Ketinggian Kecamatan Harau.

Lebih jauh ia menjelaskan, keresahan masyarakat diperparah dengan kerapnya kendaraan roda empat yang memuat pupuk bersubsidi di tempat tersebut dan diduga akan dibawa/dijual ke daerah lain.

” Disaat masyarakat sulit mendapatkan pupuk meski baru datang ditempat itu (La-Tahzan), kami sering melihat adanya kendaraan yang diduga memuat pupuk untuk dijual/dijual ke daerah lain.”tutupnya.

Sementara Kapolres 50 Kota, AKBP. Syaiful Wachid melalui Kasat Reskrim, AKP. M. indra Prakoso didampingi Kanit Tipidter, IPDA. Bayu Satria JF, menyebutkan bahwa pihaknya mengamankan dua orang pria dari lokasi yang digrebek masyarakat itu, keduanya dibawa ke Mapolres untuk dimintai keterangan, termasuk kendaraan jenis inova bermuatan puluhan karung pupuk bersubsidi ukuran masing-masing 50 Kg.

” Iya, deri lokasi pengerebekan yang dilakukan masyarakat, kita amankan dua orang pria, berinisial U-H (41) PNS di Kabupaten Limapuluh Kota yang  beralamat di Kecamatan Harau serta N-Z, seorang pedagang yang ber KTP Kota Payakumbuh. Keduanya kita mintai keterangan, selain itu Mobil dengan muatan puluhan karung pupuk bersubsidi juga kita amankan di Mapolres,”ucapnya. (Edw)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *