BeritaOlahraga

Target Medali Emas Tak Tercapai, Ketua KONI 50 Kota : Pembinaan dan Perpindahan Atlet Jadi Faktor Utama

×

Target Medali Emas Tak Tercapai, Ketua KONI 50 Kota : Pembinaan dan Perpindahan Atlet Jadi Faktor Utama

Sebarkan artikel ini
Foto : Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Limapuluh Kota, Taufik "THI" Hidayatullah Ihsan.
Foto : Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Limapuluh Kota, Taufik "THI" Hidayatullah Ihsan.

Limapuluh Kota, Dekadepos.id

Kontingen Kabupaten Limapuluh Kota harus puas dengan perolehan medali emas yang hanya berada di angka 36 medali, disusul medali perak 38 dan medali perunggu 88 medali dalam Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sumbar ke-XVI tahun 2026 yang digelar sejak 2 hingga 14 Oktober lalu.

Sementara, sebelumnya Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Limapuluh Kota, Taufik “THI” Hidayatullah Ihsan, menargetkan sekitar 103 Medali Emas dari 500 atlet yang ikut bertanding di 39 Cabang Olahraga (Cabor) olahraga yang diikuti.

Proses pembinaan yang tersendat serta mutasi/perpindahan atlet keberbagai Kabupaten dan Kota, menjadi faktor  penyebab target besar tersebut tidak bisa terwujud.

“Iya, Alhamdulillah kita apresiasi perjuangan atlet, official, pelatih serta banyak pihak sehingga kita bisa meraih 36 medali emas, 38 perak serta 88 medali perunggu dalam Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) ke-XVI kemarin, ini adalah evaluasi besar kedepannya yang harus kami lakukan, akan tetapi ini sesuai prediksi kita yang memulai dari kilometer nol,”ucap Ketua KONI Kabupaten Limapuluh Kota, Taufik, Senin sore 19 Oktober 2026.

Taufik juga menegaskan, faktor penyebab tersebut akan dijadikan bahan evaluasi kedepannya.

” Kendala terbesar, proses pembinaan kita, sejak 2021-2026 ini sedikit tersendat karena uang pembinaan belum memadai, terjadinya mutasi beberapa atlet yang kita bina sejak awal dan faktor lainnya,”ucap Politisi Partai PPP itu.

Meski begitu, Taufik menambahkan, faktor penyebab gagalnya kontingen Kabupaten Limapuluh Kota meraih 103 medali emas dalam Porprov, justru akan dijadikan motivasi untuk meriah hasil yang lebih baik kedepannya

” Tetapi bagi kami itu (faktor penyebab) bukan menjadi alasan prioritas, akan tetapi akan dijadikan pemicu awal untuk perubahan menyongsong Porprov 2028, kita juga akan berupaya untuk mengikat atlet-atlet yang saat ini (Porprov 2026) berprestasi, kemudian menarik kembali atlet-atlet peraih medali emas, kita panggil secara hati untuk kembali membela daerah asalnya, yaitu Kabupaten Limapuluh Kota,”tambahnya.

Ia juga mengatakan, pihaknya (KONI) tidak bisa menyalahkan adanya mutasi/perpindahan atlet Kabupaten Limapuluh Kota yang membela daerah lain dalam Porprov tahun 2026 ini.

” Iya cukup banyak (mutasi/perpindahan atlet) kita, walaupun di satu sisi/aspek kita tidak bisa menyalahkan, karena kita mungkin pengikatnya itu kurang erat, dan sebenarnya itu (mutasi/perpindahan atlet) boleh, selagi dilakukan sesuai aturan.”tutupnya. (Edw)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *