LIMAPULUH KOTA, dekadepos.id – Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Limapuluh Kota Tahun 2026 diproyeksi bertambah Rp9,6 miliar. Dari semula ditargetkan sebesar Rp150,26 miliar dalam APBD induk, naik menjadi Rp159,86 miliar dalam Perubahan APBD 2026.
Kenaikan target PAD sebesar Rp9,6 miliar ini, mendapat apresiasi dari Fraksi Partai Golkar DPRD Limapuluh Kota. Tapi, Fraksi berlambang pohon beringin itu mempertanyakan, kenapa target PAD yang naik, hanya target retribusi daerah.
“Kenapa, Pajak Daerah, seperti dari sektor Pajak MBLB, PBB-P2, BPHTB, dan opsen PKB tak naik targetnya? Kenapa pula, Lain-Lain PAD yang sah, seperti dari sektor Pendapatan Bunga, tak beringsut targetnya,” kata Defrianto Ifkar, juru bicara Fraksi Partai Golkar, saat menyampaikan pandangan umum terhadap Nota APBD 2026, Senin (7/9/2026).
Defrianto mewakili empat rekan sefraksinya, yakni Doni Ikhlas, Putra Satria Veri, Feri Lesmana Riswan Dt Bandaro Kayo, dan M. Fajar Rillah Vesky, juga mempertanyakan lebih lanjut, soal kenaikan target PAD dari sektor retribusi daerah.
“Apakah kenaikan ini masih disebabkan
karena pendapatan BLUD Dinas Kesehatan dan RSUD dicatat sebagai retribusi pelayanan kesehatan, bukan lain-lain PAD yang sah? Kami minta, pertanyaan ini, dijawab tuntas,” kata Defrianto Ifkar dihadapan Wabup Ahlul Badrito.
Sayangya, Bupati Limapuluh Kota Safni Sikumbang yang datang beberapa jam kemudian ke gedung DPRD, belum menjawab secara keseluruhan pertanyaan Fraksi Partai Golkar. Disebabkan, jarak atau selang waktu penyampaian pandangan umum fraksi, dan jawaban bupati hanya beberapa jam saja.
Dalam jawabannya, Bupati Safni yang hadir bersama Asisten dan para Kepala OPD menyampaikan, bahwa perubahan APBD terkait PAD, terdapat penambahan sebesar Rp9,6 miliar. Hal ini merupakan penambahan jumlah target retribusi daerah dari retribusi pelayanan kesehatan pada RSUD dan retribusi pemakaian kekayaan daerah.
“Kami menyadari, bahwa tanggapan serta penjelasan kami belum memenuhi harapan anggota dewan yang terhormat. Hal-hal yang perlu penjelasan lebih lanjut, tentunya dapat kita bahas dalam agenda selanjutnya. Segala masukan dan saran, sangat kami hargai,” kata Bupati Safni Sikumbang. (DS)






















