Scroll untuk baca artikel
Berita

Tumbuhkan Budaya Literasi Di Jorong Puduang, Mahasiswa KKN UIN Bukittinggi Dirikan Pojok Baca Rakyat

×

Tumbuhkan Budaya Literasi Di Jorong Puduang, Mahasiswa KKN UIN Bukittinggi Dirikan Pojok Baca Rakyat

Sebarkan artikel ini

Agam, Dekadepos.id

Upaya meningkatkan budaya literasi di tengah masyarakat terus dilakukan melalui berbagai inovasi. Salah satunya diwujudkan oleh mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Islam Negeri (UIN) Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi melalui program Pojok Baca Rakyat di Jorong Puduang, Nagari Bawan, Kecamatan Ampek Nagari, Kabupaten Agam.

Advertisement
Scroll kebawah untuk lihat konten

Program yang dilaksanakan selama masa KKN, mulai 2 Juni hingga 10 Juli 2026, ini hadir sebagai bentuk kepedulian mahasiswa terhadap pentingnya membangun budaya membaca di tengah pesatnya perkembangan teknologi. Pojok Baca Rakyat menjadi ruang literasi sederhana yang menyediakan beragam koleksi buku, mulai dari cerita anak, novel, sejarah, pengetahuan umum, pendidikan, hingga bacaan keagamaan.

Selain menyediakan fasilitas membaca, mahasiswa KKN juga menggelar berbagai kegiatan pendukung, seperti membaca bersama, bimbingan belajar, serta book party yang melibatkan anak-anak di Jorong Puduang. Berbagai kegiatan tersebut bertujuan menumbuhkan minat baca sejak dini sekaligus menjadikan aktivitas membaca sebagai kebiasaan yang menyenangkan.

Koordinator Desa KKN UIN Bukittinggi, Muhammad Fatih Ahtady, mengatakan bahwa Pojok Baca Rakyat merupakan sebuah pondasi untuk melawan kebodohan serta penindasan dan juga sebagai langkah nyata mahasiswa dalam menghadirkan ruang belajar yang mudah dijangkau oleh masyarakat.

“Melalui program ini, kami ingin menunjukkan bahwa gerakan literasi dapat dimulai dari lingkungan terkecil. Kami berharap Pojok Baca Rakyat menjadi tempat belajar yang bermanfaat dan terus dimanfaatkan oleh masyarakat meskipun masa KKN telah berakhir,” ujarnya.

Mahasiswa KKN juga mengajak seluruh unsur masyarakat, mulai dari pemerintah nagari, pengurus masjid, pihak sekolah, hingga kalangan pemuda, untuk bersama-sama menjaga dan mengembangkan Pojok Baca Rakyat agar keberadaannya tetap aktif dan berkelanjutan.

Kehadiran program ini diharapkan mampu melahirkan generasi yang gemar membaca, memiliki wawasan yang luas, serta siap menghadapi tantangan zaman. Lebih dari sekadar menyediakan buku, Pojok Baca Rakyat menjadi simbol kolaborasi antara mahasiswa dan masyarakat dalam membangun sumber daya manusia yang berkualitas melalui budaya literasi.

Melalui program ini, mahasiswa KKN UIN Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi membuktikan bahwa langkah sederhana yang dilakukan bersama masyarakat dapat menjadi fondasi penting dalam menciptakan masa depan bangsa yang lebih cerdas dan berdaya saing. (Arm)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *