Scroll untuk baca artikel
Berita

Nagari Balai Panjang Dorong Pemanfaatan Lahan Tidur, Wali Idris : Kita Dukung Ketahanan Pangan 

×

Nagari Balai Panjang Dorong Pemanfaatan Lahan Tidur, Wali Idris : Kita Dukung Ketahanan Pangan 

Sebarkan artikel ini

Limapuluh Kota, Dekadepos.id

Pasca ditetapkan sebagai Nagari Pancasila mewakili Provinsi Sumatera Barat, Nagari Balai Panjang Kecamatan Lareh Sago Halaban Kabupaten Limapuluh Kota terus “berlari kencang” mewujudkan ketahanan pangan sesuai Program Presiden Prabowo Subianto.

Advertisement
Scroll kebawah untuk lihat konten

Nagari Balai Panjang dibawah kepemimpinan Idris terus mendorong masyarakat untuk memanfaatkan lahan tidur, sehingga produktif dan menghasilkan. Masyarakat yang nantinya akan memanfaatkan lahan tidur, akan dibantu oleh Pemerintah Kabupaten Limapuluh Kota melalui Dinas pertanian, termasuk pembinaan.

Hal tersebut diungkapkan Idris disela-sela Kegiatan Oplah Bencana yang digelar di lahan pertanian masyarakat di Nagari Balai Panjang.

” Iya, dengan dicanangkan/ditetapkan Nagari Balai Panjang sebagai kampung Pancasila, dengan salah satu demensinya adalah ketahanan pangan yang terintegrasi dalam satu mekanisme sistim kerja UMKM, peternakan, perikanan, kemtibmas, sosial, dan lainnya, kita terus dorong masyarakat untuk memanfaatkan lahan tidur menjadi produktif,”ucap Idris, Kamis 30 April 2026.

Ketua Persatuan Walinagari Kabupaten Limapuluh Kota (PERWANALIKO) itu juga mengapresiasi Kegiatan Oplah Bencana yang dihadiri banyak pihak.

” Dengan program ini (Oplah Bencana) kita sangat berterima kasih kepada bapak Mentri pertanian untuk kesuksesan ketahanan pangan Nasional.”tutupnya.

Sementara Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Limapuluh Kota, Witra usai membuka kegiatan Oplah Bencana menyebut,

” Pemerintah pada hakekatnya ingin memajukan pertanian melalui berbagai kegiatan dan program, tentunya keberhasilan ini sagat ditentukan keberhasilannya oleh petani, kami (Dinas Pertanian) siap menyediakan bibit serta alat peralatan yang di butuhkan oleh kelompok,”ujarnya.

Witra juga menambahkan, Nagari Balai Panjang mendapatkan bantuan 19 Hektare lahan dalam Oplah Bencana, dimana untuk 1 hektare dibantu untuk pengelolaan mencapai Rp. 900 ribu.

” Alhamdulillah Balai Panjang dapat bantuan sebanyak 19 Hektare, dimana 1 ha dapat uang pengelolaan sebanak 900 ribu.”ucapnya seperti ditirukan Idris.

Program Oplah (Optimasi Lahan) Bencana Pertanian adalah inisiatif strategis Kementerian Pertanian yang difokuskan untuk memperbaiki dan memulihkan lahan sawah yang rusak atau tidak produktif akibat dampak bencana alam, seperti banjir atau kekeringan.

Program ini merupakan bagian dari upaya Nasional untuk memastikan ketahanan pangan dengan mengoptimalkan lahan yang sudah dimanfaatkan agar kembali menjadi lahan usaha tani yang produktif.

Diantara Tujuan dan Manfaat Utama program itu untuk Meningkatkan frekuensi tanam, misalnya dari satu kali menjadi dua atau tiga kali dalam setahun, Menaikkan hasil panen padi dengan menata ulang sistem tata air (irigasi dan drainase).

Program ini bertujuan untuk memastikan lahan-lahan yang sempat terbengkalai karena bencana kembali berkontribusi aktif dalam meningkatkan produktivitas hasil pertanian. (Edw)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *