Limapuluh Kota, Dekadepos.id
Nagari Balai Panjang Kecamatan Lareh Sago Halaban (LASAHAN) Kabupaten Limapuluh Kota jadi tuan rumah peringatan hari Bumi Se-Dunia yang dilaksanakan di area Camping dan Pemandian Lembah Mangkisi, Minggu pagi 26 April 2026.
Peringatan Hari Bumi Se-Dunia tahun 2026 yang dihadiri ratusan masyarakat dari berbagai unsur itu, juga dihadiri Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Sumatera Barat, Kepala SAR, Kadis Lingkungan Hidup, Camat, Tokoh masyarakat, Kasat Pol-PP, Kadis Pariwisata, FORKOMPIMCA dan banyak lainnya.
Walinagari Balai Panjang dalam laporannya menyebutkan bahwa peringatan hari Bumi Se-Dunia yang digelar di Nagari Balai Panjang merupakan yang pertama kali digelar ditingkat Nagari.
” Kita harus pahami bumi, disini tempatnya kita hidup, tempat kita berpijak. Dengan peringatan ini, jadi momentum untuk terus menjaga bumi, dipelihara dan dikembangkan,”ucapnya.
Ia juga menyebut akan melahirkan atau membuat Peraturan Nagari untuk menyelamatkan hutan dan bumi.
“Jika kita tidak menjaga dan menyelamatkan bumi, tunggulah kehancuran, kedepannya kita akan buat peraturan untuk menyelamatkan hutan dan bumi, masyarakat kita harapkan jangan mau menukarkan satu truk kayu dengan uang Rp. 200 ribu, mari kita jaga lingkungan.”tutupnya.
Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Sumatera Barat dalam sambutannya mengatakan kerusakan bumi saat ini sangat parah. Sehingga perlu dijaga agar tidak terjadi perubahan iklim.
” Kerusakan di bumi menyebabkan perubahan iklim, sehingga perlu kita selamatkan dan jaga dengan cara adaptasi dan mitigasi. Salah satunya dengan menanam tumbuhan dan pohon,”ucapnya diwakili Kabid PDAS RHL, Bambang Suyono.
Ia juga mengatakan, untuk menjaga lingkungan atau bumi, perlu kepedulian banyak pihak, termasuk kita semua.
” Mari kita mulai dari diri kita sendiri untuk peduli terhadap bumi dan lingkungan, kita dinas kehutanan juga punya banyak program.”ucapnya.
Bupati Limapuluh Kota diwakili Camat Lareh Sago Halaban, Wahyu Marmora, saat memberikan sambutan menyebut Pemerintah Daerah berkomitmen untuk menjaga lingkungan.
” Hari bumi penting kita peringati untuk kelangsungan hidup generasi selanjutnya, ini momentum penting untuk meningkatkan kesadaran masyarakat untuk menjaga lingkungan, Kabupaten Limapuluh Kota berkomitmen untuk menjaga lingkungan.”ucapnya.
Peringatan Hari Bumi Se-Dunia tahun 2026 mengambil tema ” Bumi Kita, Tanggung Jawab Kita, Masa Depan Kita, ditandai dengan penyerahan bibit pohon dan penanaman berbagai jenis pohon di kawasan Lembah Mangkisi. (Edw)















