Fakta di Balik Berita:
Rubrik Dekadepos yang mengajak pembaca melihat sisi lain dari sebuah peristiwa. Bukan sekadar apa yang terjadi, tapi apa yang sering luput dibahas. Disajikan dengan sudut pandang sederhana, agar yang terlihat ramai bisa dipahami lebih dalam.
Pungutan liar di kawasan Pantai Padang bukan cerita baru. Video demi video sudah beredar di media sosial, memperlihatkan praktik yang sama berulang kali.
Namun satu hal yang menarik, bahkan ketika semua itu terlihat jelas, penindakan tetap tidak mudah dilakukan.
Pihak Kepolisian Sektor Padang Barat mengakui, kendala terbesar bukan pada kurangnya informasi, melainkan minimnya laporan resmi dari korban.
Artinya, di satu sisi masyarakat ramai merekam dan menyebarkan kejadian. Tapi di sisi lain, langkah untuk melaporkan secara resmi masih sangat sedikit.
Di sinilah letak persoalannya.
Peristiwa yang viral di media sosial tidak otomatis menjadi dasar kuat untuk penindakan hukum. Aparat tetap membutuhkan laporan lengkap, mulai dari identitas korban hingga kronologi kejadian.
Tanpa itu, banyak kasus berhenti hanya sebagai tontonan, bukan proses hukum.
Situasi ini memperlihatkan satu hal yang jarang dibahas.
masalahnya bukan hanya pada pelaku di lapangan, tapi juga pada keberanian dan kesadaran korban.
Selama praktik pungli hanya direkam, dibagikan, lalu dilupakan, kejadian yang sama sangat mungkin terus berulang.
Pantai tetap ramai. Video terus beredar.
Tapi tanpa laporan, penindakan akan selalu berjalan di tempat.(*)





