Limapuluh Kota, Dekadepos.id
Puluhan tahun tinggal digubuk reot yang hampir rubuh di Jorong Kubang Tungkek, Nagari Guguak XIII Koto, Kecamatan Guguak, Kabupaten Limapuluh Kota, seorang nenek yang tak telah lama ditinggal meninggal suaminya, kini bisa tersenyum sambil menghabiskan hari tuanya.
Rumah atau gubuk yang selama ini ia tempati sendiri, telah diperbaiki oleh masyarakat setempat, perantau dan tokoh masyarakat secara swadaya, sehingga nenek yang dikenal dengan nama Neti Herawati (83) bisa hidup lebih layak, selain mendapatkan bantuan perbaikan rumah, ia juga mendapatkan bantuan penerangan atau listrik.
Perbaikan rumah Nek Neti diinisiasi anggota DPRD Kabupaten Limapuluh Kota, Taufi Hidayatullah Ihsan (THI) bersama sejumlah masyarakat, sehingga perbaikan berlangsung cepat dan wanita yang memiliki 6 orang anak itu bisa menempati rumah sederhana berlantai kayu itu.
” Iya, kondisi rumah yang ditempati Nek Neti sebelumnya sangat memprihatinkan, selain dinding dan atap yang sudah rusak, bangunan itu juga dinilai tidak aman untuk ditempati seorang lansia yang hidup sendirian. Alhamdulillah dan terimakasih banyak kepedulian dari masyarakat, perantau dan lainnya, sehingga Nek Neti bisa tinggal ditempat yang lebih layak dan aman,”sebut Taufik didampingi Wali Jorong Kubang Tungkek, Mahmedi Setiadi, serta Relawan, Riza Rahmawati saat mendampingi BAZNAS memberikan bantuan biaya pemasangan listrik, baru-baru ini.

Taufik juga menambahkan, meski telah mendapat bantuan rehab rumah, kedepannya Nek Neti masih tetap harus diperhatikan, sebab masih dibutuhkan bantuan untuk pembangunan MCK dan dapur.
” Untuk dapur kita lihat masih dari lantai tanah, selain itu juga untuk MCK juga masih belum layak, kita akan terus upayakan untuk membantu bersama masyarakat dan perantau,”harap Politisi Partai PPP itu.
TERUS PERJUANGAN MASYARAKAT
Selain inisisi untuk membantu Nek Neti, sebelumnya alumni MTSN 3 Kabupaten Limapuluh Kota itu juga telah membantu merekomendasikan masyarakat untuk mendapatkan bantuan dari Pemerintah melalui BAZNAS Kabupaten Limapuluh Kota.
Diantaranya bantuan itu, bantuan bagi pedagang gorengan dan masyarakat lainnya yang membutuhkan.
” Alhamdulillah, telah puluhan orang yang kita bantu perjuangkan/rekomendasikan untuk dapat bantuan BAZNAS, diantaranya pedagang gorengan.”tutupnya. (Edw)















