Scroll untuk baca artikel
Berita

Heboh! Video Penampakan Aktivitas Tambang di Halaban, Warganet: “Ini yang Membuat Jalan Rusak!

×

Heboh! Video Penampakan Aktivitas Tambang di Halaban, Warganet: “Ini yang Membuat Jalan Rusak!

Sebarkan artikel ini

Limapuluh Kota,dekadepos.id

Sebuah video yang menampilkan aktivitas tambang viral di media sosial. Warganet ramai-ramai menyoroti dampaknya terhadap kondisi jalan di sekitarnya.

Advertisement
Scroll kebawah untuk lihat konten

Baru-baru ini, sebuah video yang memperlihatkan aktivitas tambang menjadi perbincangan hangat di dunia maya. Dalam video tersebut diduga milik salah satu perusahaan tambang yang beroperasi di Kecamatan Lareh Sago Halaban (LASAHAN), tampak sejumlah alat berat beroperasi di lokasi tambang tersebut, dengan truk-truk besar yang lalu-lalang membawa material.

Banyak warganet yang mengaitkan aktivitas ini dengan kondisi jalan Payakumbuh- Lintau yang semakin rusak parah.

“Ini yang membuat jalan raya jadi rusak, mestinya Pemprov dan Pemda komitmennya untuk menindak penambangan ini, karena menimbulkan kerusakan,” tulis akun Instagram @r4sy13rz4m seorang netizen di kolom komentar akun Instagram Cipeh.id

“Hentikan pertambangan yang membuat dan memperkaya seseorang, fasilitas negara hancur,” tulis @zulfangintin warganet lainnya.

Beberapa warga net lainnya juga mempertanyakan tindakan dari pemerintah terkait aktifitas tambang tersebut bahkan ada juga netizen yang pesimis jika ruas jalan Payakumbuh-Lintau rusak parah di perbaiki akan rusak kembali dengan maraknya aktivitas tambang di daerah itu.

“Kalau masih beroperasi, ngak usah diperbaiki jalannya, percuma saja, ” komen @warmanh.

Senada tokoh pemuda Lasahan, Zulmiadi berharap pemerintah meninjau ulang izin tambang yang ada di nagari itu dan memperhatikan dampak kerusakan lingkungan dari aktivitas tambang yang ada.

Pemerintah harus mengaji ulang izin tambang di Lasahan, karena lebih banyak mudaratnya terhadap masyarakat dari pada manfaatnya. Buktinya, bertahun masyarakat merasakan dampaknya dari kegiatan pertambangan ini, jalan raya rusak parah,” katanya.

Bahkan, ia mengatakan masyarakat sekitar telah berkali-kali meminta agar pemerintah memperbaiki ruas jalan ini, berbagai aksi protes juga sudah dilakukannya, namun sampai saat ini kondisi jalan masih tetap rusak dan berlobang.

https://www.instagram.com/reel/DHP6DVVSi4y/?igsh=MTg5MGh4ZmtoNW5rMQ==

“Pemerintah dan pengusaha tambang harus bertanggung jawab dengan kondisi jalan ini, jangan biarkan masyarakat merasakan penderitaan yang cukup lama,” sebutnya.

Hingga kini, belum ada pernyataan resmi dari pihak berwenang terkait polemik ini. Namun, warga berharap ada solusi agar aktivitas tambang berjalan tanpa merusak fasilitas umum.

Bagaimana menurut Anda? Apakah aktivitas tambang harus dibatasi atau ada cara lain untuk mengatasi masalah ini? (Rdo)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *