Scroll untuk baca artikel
Pemerintahan

Antri Air Hingga Malam, Masyarakat Kota Payakumbuh Ancam Demo

×

Antri Air Hingga Malam, Masyarakat Kota Payakumbuh Ancam Demo

Sebarkan artikel ini

Payakumbuh, Dekadepos.id

Masyarakat Kelurahan Sawah Padang Aua Kuniang dan Kapalo Koto Ampangan Kecamatan Payakumbuh Selatan meradang akibat matinya air pelayanan Perumda Tirta Sago sejak beberapa hari terakhir. Kondisi tersebut membuat masyarakat terpaksa harus antri menunggu air dari tangki Mobil PAMTIGO (PDAM).

Advertisement
Scroll kebawah untuk lihat konten

Kondisi masyarakat yang menunggu antrian mobil tangki tersebut bahkan terlihat hingga malam hari. Meski mengeluh, mereka mengaku tak bisa berbuat banyak dan harus rela mengantri.

Dari pantauan Rabu 31 Juli 2024 di kelurahan tersebut akibat kesulitan air, warga terpaksa harus menyediakan ember penampung di depan rumahnya masing-masing menunggu mobil air dari Pamtigo datang.

Usut punya usut, ternyata air layanan Pamtigo yang bersumber dari mata air di Tanjuang Bungo bersengketa dengan pemilik lahan. Kabarnya, ada pegawai Pamtigo yang merupakan pemilik lahan mata air yang tersinggung dengan perkataan atasannya di Pamtigo.

“Iya, kondisi ini telah terjadi sejak beberapa hari terakhir akibat kemelut internal di Pamtigo tersebut, masyarakat se nagari menjadi korban,” ujar salah satu warga kepada wartawan.

Warga lainnya juga menyesalkan Direktur Pamtigo ada 3 orang, harusnya bisa menyelesaikan masalah ini tanpa menimbulkan kemelut yang panjang.

“Mending direktur utamanya mundur saja, ndak becus bekerja, sudahlah air sering macet, sekarang mati,” tukuk warga lainnya kepada wartawan.

Masyarakat lainnya juga mengancam akan melakukan demo ke Pamtigo, bila air tak juga dihidupkan. (Edw)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *