Scroll untuk baca artikel
BeritaPeristiwaSosial

Terkait Vidio Viral, Panitia Turnamen Wali Nagari Galugua Cup  2025 Sampaikan Permohonan Maaf

×

Terkait Vidio Viral, Panitia Turnamen Wali Nagari Galugua Cup  2025 Sampaikan Permohonan Maaf

Sebarkan artikel ini

LIMAPULUH KOTA, Dekadepos.id- Video aksi joget yang beredar luas di media sosial dan mengaitkannya dengan rangkaian acara resepsi penutupan Turnamen Wali Nagari Galugua 2025, akhirnya mendapatkan tanggapan resmi dari panitia pelaksana.

Dalam klarifikasinya, panitia  menegaskan bahwa aksi joget tersebut sama sekali tidak termasuk forno aksi maupun  fornografi  dan murni merupakan bagian dari segmen acara resepsi penutupan Turnamen Wali Nagari Galugua 2025 promosi iklan usaha oleh salah satu pihak sponsor.

Advertisement
Scroll kebawah untuk lihat konten

Ketua panitia, Hafizd, menegaskan bahwa, acara hiburan tersebut adalah merupakan inisiasi pemuda Jorong Galugua, Kenagarian Galugua, Kecamatan Kapur IX pada malam ke dua setelah resepsi penutupan Turnamen Wali Nagari Galugua  2025.

Bahwa video yang beredar seakan ada hal  yang tak wajar terjadi, padahal acara hiburan tersebut adalah merupakan hiburan biasa saja yang digandrungi oleh anak muda, tidak ada goyang yang seronok, seperti forno aksi dan fornografi.

“Aksi joget yang terekam camera itu adalah aksi DJ dan joget anak-anak muda agar bisa terhibur setelah dua bulan terlibat dalam kepanitiaan Turnamen Wali Nagari 2025. Andai video tersebut berdampak  kesalahpahaman dan dampak kegaduhan, seluruh panitia menyampaikan ucapan maaf pada Senin  (1/12/2025).

Hafizd menjelaskan bahwa dalam setiap kegiatan di Nagari Galugua, Kecamatan Kapur IX terlebih dahulu  telah melakukan kajian dan antisifasi. Kendati pun warga nagari Galugua, Kecamatan kapur IX  disetiap acara hiburan selalu tertib tanpa adanya gangguan apapun aman terkendali.

Kerja sama dengan seluruh unsur di Nagari selalu terbangun dengan baik,  Pemerintahan Nagari, pemuda, ninik mamak maupin tokoh masyarakat  lainnya adalah merupakan bagian tak terpisahkan untuk memastikan keberlangsungan dan suksesnya acara.

Sumber pendanaan adalah dari hasil lelang  kue yang  seringkali menjadi tulang punggung penyelenggaraan. Namun, pihaknya mengakui adanya kelonggaran dalam pengawasan terhadap konten yang ditampilkan oleh pengunjung, sehingga insiden di luar kendali panitia bisa terjadi.

“Kami tidak bermaksud menyinggung atau menampilkan hal yang tidak sesuai norma. Aksi tersebut murni bagian hiburan buat generasi muda anak nagari. Tidak ada maksud lain-lain. Kami akan evaluasi dan perketat SOP untuk ke depannya,” jelasnya, menunjukkan komitmen untuk perbaikan di masa mendatang.

Panitia juga menegaskan bahwa sepanjang acara utama berlangsung, semua kegiatan tetap berjalan sesuai rencana awal dengan menjunjung tinggi nilai kebersamaan komunitas dan norma-norma yang berlaku di masyarakat.

Menyikapi polemik yang timbul dari video viral tersebut, Hafizd secara terbuka menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat luas, seluruh peserta yang hadir, dan semua pihak yang mungkin merasa tidak nyaman atau tersinggung atas tayangan aksi joget tersebut.

Penutupan acara oleh Walinagari pada Sabtu  29 November 2025 malam, kalau Minggu 30 November 2025  malam itu khusus untuk  acara pemuda Jorong Galugua, malam tanggal 29 November 2025  acara  resepsi penutupan Open Turnamen Walinagari Cup 2025 resmi ditutup oleh Walinagari dan dihadiri Camat (Sekcam) dan malam 30 November 2025,, acara pemuda.

Ditambahkan oleh Mar Efendi tokoh masyarakat dan tokoh pemuda Nagari Galugua, Kecamatan Kapur IX bahwa kegiatan acara Turnamen Wali Nagari Cup 2025 sudah dimulai pada bulan September 2025.

“Kami bertanggung jawab dan akan menjadikan ini sebagai pelajaran. Tetap berkomitmen menjadikan yang positif, santun, dan menjunjung nilai kebersamaan,” tutup Hafizd.

Permohonan maaf ini diharapkan dapat meredakan kesalahpahaman dan mengembalikan citra positif sebagai manusia biasa yang tak lepas dari rasa salah dan khilaf yang menjunjung tinggi etika dan norma sosial.

Pihak panitia berjanji akan menjadikan insiden ini sebagai evaluasi mendalam untuk memperketat Standar Operasional Prosedur (SOP) terkait  kegiatan acara  maupun isi konten di luar kendali kami dari pihak panitia  disetiap acara pada masa  mendatang.

Hal ini penting untuk memastikan bahwa setiap kegiatan yang diselenggarakan tidak hanya sukses dari segi partisipasi, tetapi juga tetap selaras dengan nilai-nilai dan harapan masyarakat, serta citra positif dan santun diharapkan akan terus terjaga.

Terkait atas bertepatan terjadinya bencana di Sumbar khususnya dan Indonesia pada umumnya, Pemerintah Nagari Galugua, Kecamatan Kapur IX, di atas pentas forum resmi dari Walinagari Galugua Wendriadi,SE Dt.Bosa juga telah menyampaikan ucapan belasungkawa dan duka cita yang mendalam atas musibah bencana alam berupa banjir bandang dan tanah longsor, yang melanda wilayah  Sumatera Barat dan sekitarnya baru-baru ini.

Musibah ini telah menimbulkan kerugian besar, baik material maupun non-material, serta menelan korban jiwa, meninggalkan luka mendalam bagi keluarga yang ditinggalkan.

Wali Nagari Galugua, Kecamatan Kapur IX Wendriadi,SE.Dt.Bosa mewakili seluruh jajaran Pemerintahan Nagari dan masyarakat, menyampaikan rasa prihatin yang mendalam dan berharap agar keluarga korban diberikan kekuatan, ketabahan, serta keikhlasan dalam menghadapi cobaan berat ini.

“Innalillahi wa inna ilaihi raji’un. Segala sesuatu adalah milik Allah, dan kepada-Nya kita kembali. Musibah bencana alam berupa banjir bandang dan tanah longsor, yang melanda wilayah  Sumatera Barat adalah duka kita bersama. Kami di Nagari  Galugua, Kecamatan Kapur IX  turut merasakan kepedihan yang dialami oleh saudara-saudara kita di sana,” ucap Wali Nagari Galugua Wendriadi,SE Dt.Bosa.

Sebagai bentuk solidaritas dan kepedulian, Pemerintah Nagari Galugua, Kecamatan kapur IX  mengajak seluruh elemen masyarakat untuk mendoakan para korban. Doa bersama, termasuk pembacaan Al-Fatihah bagi korban yang meninggal dunia, dipanjatkan agar arwah para korban diterima di sisi terbaik Allah SWT dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan.

Selain penyampaian duka, pemerintah nagari juga tengah mengkoordinasikan upaya penggalangan bantuan, baik berupa kebutuhan pool, sandang, untuk meringankan beban para penyintas bencana.

” Pemerintah Nagari Galugua, Kecamatan Kapur IX  berharap agar musibah ini menjadi momentum bagi semua pihak untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana di masa mendatang, serta mempererat rasa persaudaraan dan solidaritas antar sesama.” pungkasnya. (DS)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *