Scroll untuk baca artikel
Berita

Jalan Putus Berdampak Pada Kunjungan Wisatawan dan Hunian di Lembah Harau

×

Jalan Putus Berdampak Pada Kunjungan Wisatawan dan Hunian di Lembah Harau

Sebarkan artikel ini

Limapuluh Kota, Dekadepos.id

Longsor yang terjadi di Tanjung Alai Kecamatan XIII Koto Kampar Provinsi Riau yang mengakibatkan terputusnya Jalan Sumbar-Riau berdampak pada kunjungan dan wisatawan yang menginap di Homestay yang ada di Kawasan Lembah Harau Kabupaten Limapuluh Kota.

Advertisement
Scroll kebawah untuk lihat konten

Zufikar (35) pemilik Homestay di Lembah Harau menyebutkan penginapannya sepi pengunjung sejak jalan putus, kondisi tersebut sangat berdampak pada usahanya itu.

“ Iya, sangat berdampak sekali, saat ini hunian di Homestay kami sepi pengunjung yang menginap. Selain sepi penginap, sejumlah pengunjung yang telah membooking membatalkan akibat jalan putus tersebut,” sebutnya Selasa 3 Desember 2024.

Ia juga menambahkan, biasanya bulan Desember tiap tahunnya adalah bulan dimana tinggi tingkat inap selain sehabis libur Idul Adha.

“Bulan-bulan yang kami harapkan tiap tahunya adalah bulan Desember ini. Akibat omset kami yang kami harapkan turun drastis, padahal yang kami harapkan adalah bulan ini,” ungkapnya yang memiliki 20 kamar ini.

Zulfikar menyebutkan akibat jalan putus di Tanjung Alai, XIII Koto Kampar, Riau ini omsetnya mengalami penurunan hingga 90 persen. “Ada sekitar 90 persen terjadi penurunan kunjungan ke Homestay kami,” jelasnya.

Ditempat Homestay keluarga yang ia miliki rata-rata pengunjung berasal dari Provinsi Riau. “Ditempat kami, rata-rata tiap akhir pekan  selalu penuh kamar hunian dan itu kebanyakan dari provinsi tetangga,” ungkapnya.

Lalu katanya kamar harus terisi penuh tiap akhir pekannya, banyak juga dibatalkan,”banyak telah membooking yang membatalkan, hingga tanggal 23 Desember mendatang. Bahkan yang telah memberikan panjang terpaksa kita kembalikan,” katanya.

Ia berharap pengerjaan perbaikan jalan Sumbar-Riau cepat selesai,” kami sangat berharap pengerjaan jalan ini cepat selesai dan berharap sebelum libur sekolah,” harapnya.

Hal yang sama juga diungkapkan Pemilik Homestay B & B, Piter. Sejak Senin terjadi penurunan tingkat hunian, bahkan ada yang membatalkan pesanan kamar/bookingan kamar.

“Sejak Senin tingkat hunian di Homestay di Harau ini banyak batal dan meminta pengembalian uang muka/DP, Hal ini imbas dari putusnya jalan di Sumbar Riau,” ungkapnya.

Ia mengatakan saat kondisi normal, tempat Homestay lainya di Harau tiap akhir pekan  selalu penuh dari pengunjung.

“Semenjak terjadi jalan rusak berimbas ke pariwisata kita ke Harau,” ujarnya. (Edw)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *