Scroll untuk baca artikel
Politik

Masa Aksi Kawal Putusan MK Sampaikan Sejumlah Tuntutan Ke DPRD Payakumbuh

×

Masa Aksi Kawal Putusan MK Sampaikan Sejumlah Tuntutan Ke DPRD Payakumbuh

Sebarkan artikel ini

Payakumbuh, Dekadepos.id

Ratusan masa Mahasiswa di Kota Payakumbuh yang melakukan aksi Demo Damai Kawal Putusan Mahkamah Konstitusi (MK) terkait Persyaratan Pencalonan Kepala Daerah dalam Pemilihan serentak Nasional atau PILKADA tahun 2024 menyampaikan sejumlah hal atau tuntutan kepada DPRD Kota Payakumbuh.

Advertisement
Scroll kebawah untuk lihat konten

Tuntutan yang disampaikan dalam aksi yang digelar Senin 26 Agustus 2024 di depan Gedung DPRD Kota Payakumbuh itu juga ditandatangani oleh perwakilan mahasiswa yang melakukan aksi dan Ketua DPRD Kota Payakumbuh, dan diharapkan disampaikan ke DPR-RI.

Beberapa point tuntutan mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa Paliko (Payakumbuh-LimaPuluh kota) dan Organisasi Kemasyarakatan se kota Payakumbuh itu, diantaranya menyerukan:

1. Tetap tegak lurus dengan putusan MK No. 60/PUU-XXII/2024.

2. Meminta DPRD Kota Payakumbuh untuk memberikan masukan kepada DPRD provinsi, dan

DPRD provinsi memasukkan aspirasi masyarakat untuk tidak semena – mena merubah konstitusi.

3. Meminta DPRD Kota Payakumbuh memastikan sesuai dengan point 2 agar di last minute tidak

merevisi hasil putusan MK No. 60/PUU-XXII/2024.

4. Untuk DPRD Kota Payakumbuh menyampaikan ini kepada DPRD provinsi dan diteruskan ke DPR RI.

Usai menggelar aksi Demo Kawal Putusan MK itu, ratusan masa membubarkan diri dengan tertib.

 

Aksi Demo Kawal Putusan MK Nomor 60/PUU-XXII/2024 yang mengubah ambang batas pencalonan kepala dan wakil kepala daerah. Dan Putusan MK Nomor 70/PUU-

XXII/2024 mengenai syarat usia calon kepala daerah itu sebelumnya juga digelar diberbagai daerah di Indonesia, mereka khawatir DPR RI melalui Badan Legislatif membentuk Panitia Kerja (Panja) UU Pilkada untuk melakukan pembahasan revisi UU Pilkada.

IKUT TURUN KE JALAN, SHAFIYYAH COMMUNITY BAGIKAN SNACK

Dukungan terhadap aksi ratusan Mahasiswa di Kota Payakumbuh yang mengawal jalannya demokrasi di Indonesia dilakukan oleh sekumpulan emak-emak yang tergabung dalam Shafiyyah Community Sumatera Barat (SCSB), emak-emak yang menggunakan ikat kepala dari pita warna merah putih membagikan makanan dan minuman kepada ratusan peserta aksi.

Hal itu kerap dilakukan Komunitas yang bergerak di bidang sosial dan keagamaan itu diberbagai aksi menyangkut kepentingan masyarakat.

” Alhamdulillah hari ini SCSB kembali turun ke jalan untuk mendukung pergerakan mahasiswa dengan cara memberikan makanan ringan dan minuman,” ucap anggota SCSB, Lendrawati diamini Reni, Betty Susilawati, Satira, Rahma Dona dan Fisnawati. (Edw)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *