Payakumbuh, Dekadepos.id
Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Provinsi Sumatera Barat, Mustfa, membuka secara resmi Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI) Tingkat Sumbar Di MTsN 1 Payakumbuh, Senin pagi 5 Oktober 2026.
Ivent tersebut tidak hanya diikuti oleh peserta didik dari kalangan madrasah dari tingkat SD hingga Madrasah Aliyah (MA), namun juga dari sekolah umum, tingkat SD, SMP dan SLTA. Dalam OMI yang digelar selama dua hari (Senin-Selasa) itu, sejumlah Bidang Studi atau mata pelajaran yang dipertandingkan, Matematika, IPA serta IPS.
Kepala Kantor Kemenag Provinsi Sumatera Barat, Mustafa menyebutkan bahwa OMI merupakan kegiatan Prioritas dari Kementrian Agama Republik Indonesia.
” Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI) merupakan kegiatan atau program prioritas dari Dirjen Pendidikan Islam, khususnya di Direktorat KSKK, yang digelar tiap tahun, mulai dari sekolah lanjut ke tingkat Kabupaten Kota hingga tingkat Provinsi. Saat ini digelar tingkat Sumatera Barat di Kota Payakumbuh,”ucap Mustafa, Senin 5 Oktober 2026 usai kegiatan pembukaan.
Mantan Kakan Kemenag Kota Solok itu, titik atau pelaksanaan OMI tingkat Sumatera terdapat di puluhan titik.
” Pembukaan dipusatkan di MTsN 1 Kota Payakumbuh, dan titik lokasi OMI Sumatera Barat ini 20 titik. Setelah OMI tingkat Provinsi tentu akan berlanjut untuk tingkat Nasional beberapa bulan kedepannya. OMI diikuti jenjang MI/SD, SMP, Tsanawiyah dan SMA/MA. artinya OMI yang dilaksanakan oleh Kementerian Agama juga terbuka bagi sekolah umum,”tambahnya.
Bidang studi yang diperlombakan dalam Olimpiade Madrasah Indonesia juga beragam.
” Total bidang studi untuk OMI ada 11, diantaranya Matematika, IPA dan IPS. OMI terintegrasi antara mata pelajaran yang sifatnya umum dengan keislaman, atau Islamisasi Sains,”jelasnya.
Lebih jauh Mustafa juga menambahkan, OMI berbeda dengan O2SN pada sekolah umum, yang fokus pada ilmu sains.
” Jadi, beda kita (OMI) dengan O2SN adalah, O2SN murni ilmu sains, tapi kalau OMI, ilmu-ilmu sains dikaitkan dengan Al-Qur’an dan hadis, istilahnya Islamasi sain. Positifnya kegiatan yang kita gelar, peserta didik akan teruji kemampuan ilmu sains maupun ilmu keagamaan, dengan tujuan akhir keimanan dan ketaqwaan semakin meningkat.”tutupnya.
Sementara Kepala Kemenag Kota Payakumbuh, Hendri Yazid menyebutkan bahwa terdapat belasan peserta didik dari Madrasah yang ikuti dalam OMI tahun ini.
” Ada 11 orang peserta didik dari Madrasah yang ikuti OMI tahun ini.”ujarnya.
Sementara Kepala MTsn 1 Kota Payakumbuh, Dra. Ermita, apresiasi dan berterimakasih dengan ditunjuknya sekolah yang ia pimpin sebagai tempat pelaksanaan OMI.
” Terimakasih kepada Pak Kanwil Kemenag Sumbar dan jajaran yang menetapkan pelaksanaan OMI tahun 2026 di sekolah kami, ini merupakan suatu kebanggaan bagi kami, ini akan jadi motivasi bagi kami dalam melaksanakan Proses Belajar Mengajar (PBM) kedepannya.”ucapnya. (Edw)






















