Scroll untuk baca artikel
Berita

Tanpa Sepengetahuan KABID Pasar, Kadis Koperasi dan UKM Bikin Resah Pedagang 

×

Tanpa Sepengetahuan KABID Pasar, Kadis Koperasi dan UKM Bikin Resah Pedagang 

Sebarkan artikel ini

Payakumbuh, Dekadepos.id

Pembongkaran lapak-lapak pedagang di Pusat Kota Payakumbuh (Belakang Pos Lantas Payakumbuh) yang diduga dilakukan Dinas Koperasi dan UKM Kota Payakumbuh Jelang Lebaran Idul Fitri 1446 H atau pada Jumat 15 Maret 2025, bikin resah pedagang sekitar, sebab pembongkaran yang dilakukan secara tiba-tiba itu dinilai tak manusiawi dan hanya menggunakan tangan besi Kepala Dinas.

Advertisement
Scroll kebawah untuk lihat konten

Sebab pembongkaran yang dilakukan tanpa adanya pemberitahuan atau peringatan kepada pedagang, sehingga akan berdampak pada pendapatan pedagang disekitar. Terkait kondisi itu, pedagang berharap Pemerintah Kota Payakumbuh atau Walikota mengevaluasi kerja Kepala Dinas Koperasi dan UKM.

” Pembongkaran lapak-lapak pedagang yang dilakukan oleh Dinas Koperasi dan UKM Kota Payakumbuh jelang Lebaran ini sangat merugikan kami para pedagang, pembongkaran dilakukan tanpa adanya pemberitahuan ataupun informasi terlebih dahulu” ucap Dhani, Minggu 16 Maret 2025.

Pedagang Pakaian itu juga menambahkan, selain menyesalkan sikap Dinas Koperasi dan UKM, ia juga menyesalkan sikap petugas yang melakukan pembongkaran yang dinilai kasar dan semena-mena.

” Kami juga sempat dikasari dengan ucapan petugas yang melakukan pembongkaran, semoga ini jadi perhatian Bapak Walikota dan DPRD.” Tutupnya.

KAGET, KABID PASAR TAK TAHU PEMBONGKARAN 

Sementara Kepala Bidang (KABID) Pasar, Firman “Deni” Hadi, saat dikonfirmasi menyebutkan pihaknya tidak tahu menahu dan tidak dilibatkan dalam pembongkaran lapak-lapak Pedagang itu.

Ia justru mengetahui adanya pembongkaran saat adanya Pedagang yang menghubunginya untuk mempertanyakan hal itu.

” Saya justru mengetahui adanya pembongkaran lapak pedagang saat ada yang menghubungi untuk mempertanyakan kebijakan itu.” Ucapnya.

Sementara Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kota Payakumbuh, Faizal saat dihubungi melalui pesan WhatsApp terkait pembongkaran itu, belum memberikan jawaban meski pesan yang dikirimkan telah centang dua. (Edw)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *